Microsoft kembali membagikan perkembangan terbaru dari Windows Quality Initiative, sebuah program yang diumumkan pada Maret lalu untuk meningkatkan performa, keandalan, dan pengalaman pengguna di Windows 11. Setelah berjalan selama sekitar empat bulan, perusahaan mengungkapkan bahwa sejumlah peningkatan sudah mulai tersedia bagi pengguna Windows Insider dan akan dirilis lebih luas ke seluruh pengguna Windows 11 pada musim gugur tahun ini.
Baca Juga : Microsoft Rilis KB5089573 untuk Atasi Masalah Update Windows 11
Meski begitu, Microsoft menegaskan bahwa perjalanan untuk menghadirkan Windows yang lebih baik masih terus berlanjut. Berbagai pembaruan yang dirilis saat ini merupakan langkah awal dari serangkaian peningkatan yang akan terus dikembangkan.
Fokus pada Performa, Keandalan, dan Pengalaman Pengguna
Saat pertama kali memperkenalkan inisiatif ini, Microsoft menetapkan tiga fokus utama, yaitu performa, keandalan, dan pengalaman penggunaan yang lebih baik. Dari ketiga pilar tersebut, perusahaan kemudian menetapkan sejumlah prioritas, mulai dari personalisasi taskbar yang lebih fleksibel, integrasi AI yang lebih tepat guna, Windows Update yang tidak mengganggu aktivitas pengguna, hingga peningkatan File Explorer dan sistem Widgets.
Selain itu, Microsoft juga berupaya menyederhanakan Windows Insider Program serta menghadirkan Feedback Hub yang lebih efektif sebagai sarana menerima masukan dari pengguna.
Taskbar Lebih Fleksibel dan AI Hadir Secara Lebih Natural
Salah satu perubahan yang cukup menarik adalah hadirnya opsi personalisasi taskbar yang lebih lengkap. Pada pembaruan pratinjau yang dirilis sejak Mei, pengguna kini dapat mengatur posisi taskbar sesuai preferensi serta menyesuaikan tampilan menu Start agar lebih nyaman digunakan.
Di sisi lain, Microsoft juga mulai mengubah pendekatan dalam menghadirkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). Alih-alih menambahkan AI ke semua aplikasi bawaan, perusahaan kini hanya menempatkan fitur tersebut pada bagian yang benar-benar memberikan manfaat bagi pengguna.
File Explorer Kini Lebih Cepat dan Stabil
Microsoft juga melakukan perubahan besar pada arsitektur File Explorer. Pembaruan ini ditujukan untuk meningkatkan kecepatan saat aplikasi dibuka, memperlancar proses navigasi, serta mengatasi berbagai masalah yang selama ini sering dikeluhkan, seperti perpindahan halaman yang kurang mulus dan thumbnail yang tampil buram.
Selain itu, perusahaan turut menyempurnakan perilaku address bar, format ukuran file, navigasi menggunakan keyboard, hingga proses mengganti nama file. Microsoft menyebut masih ada pembaruan lanjutan yang akan dirilis dalam beberapa bulan mendatang.
Widgets, Driver, dan Konektivitas Ikut Ditingkatkan
Perubahan lainnya juga menyentuh fitur Widgets dan feed berita. Kini tampilannya dibuat lebih sederhana dengan kontrol yang lebih besar di tangan pengguna sehingga pengalaman menggunakan Windows terasa lebih rapi dan minim gangguan.
Untuk meningkatkan stabilitas sistem, Microsoft juga memperkenalkan Driver Quality Initiative, sebuah program yang bertujuan meningkatkan kualitas, keamanan, dan keandalan driver di seluruh ekosistem Windows.
Dari sisi konektivitas, Windows 11 kini menghadirkan dukungan yang lebih baik untuk USB4 docking, kompatibilitas Bluetooth yang lebih stabil pada perangkat seperti AirPods, serta mengurangi kegagalan saat mendeteksi printer dalam jaringan. Fitur Windows Hello, baik menggunakan pengenalan wajah maupun sidik jari, juga dibuat lebih konsisten sehingga proses masuk ke desktop menjadi lebih cepat.
Performa Windows 11 Terus Dioptimalkan
Appreciate the quick feedback on wanting our update posted to the Windows Blog as well, it’s up here: https://t.co/UugYVRQgfV
— Pavan Davuluri (@pavandavuluri) July 31, 2026
Pavan Davuluri dari Microsoft menjelaskan bahwa peningkatan performa dilakukan pada seluruh lapisan sistem operasi. Dampaknya, aplikasi dapat dibuka lebih cepat dan berbagai fitur utama seperti Start Menu, File Explorer, Windows Search, hingga Snipping Tool terasa lebih responsif dengan animasi yang lebih mulus.
Waktu booting dan proses login juga mengalami peningkatan. Sementara bagi para pengembang, proses kompilasi aplikasi kini dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat.
Microsoft juga meningkatkan efisiensi penggunaan memori melalui sistem allocator yang lebih optimal, aplikasi WinUI 3 yang lebih ringan, serta berbagai optimasi pada komponen Chromium dan WebView2 yang digunakan di dalam Windows.
Pembaruan Windows Kini Lebih Fleksibel
Melalui preview yang dirilis pada April, Microsoft menghadirkan beberapa perubahan pada mekanisme Windows Update. Pengguna kini dapat melewati proses pembaruan saat pertama kali melakukan pengaturan perangkat (out-of-box setup) serta memiliki opsi jeda pembaruan yang lebih panjang.
Di saat yang sama, Windows Insider Program juga disederhanakan dengan jumlah kanal yang lebih sedikit sehingga pengguna lebih mudah memilih jalur pembaruan sesuai kebutuhan.
Microsoft Siapkan Peningkatan Baru Hingga Akhir Tahun
Ke depan, Microsoft memastikan seluruh peningkatan ini akan terus didistribusikan secara bertahap kepada pengguna Windows 11. Selain itu, perusahaan juga telah menyiapkan empat fokus baru yang akan menjadi prioritas hingga akhir tahun.
Keempat fokus tersebut meliputi proses onboarding dan pengaturan awal perangkat yang lebih cepat, optimalisasi penggunaan memori pada PC dengan RAM 8 GB atau lebih, pengaturan perangkat keluarga yang semakin mudah dengan kontrol orang tua yang lebih baik, serta pengalaman interaksi suara yang lebih natural di berbagai aplikasi sehari-hari.
Baca Juga : Update KB5094126 Windows 11 Bikin PC Freeze dan Picu BitLocker Recovery
Microsoft menutup pembaruan ini dengan menegaskan bahwa masukan dari komunitas Windows Insider tetap menjadi acuan utama dalam pengembangan Windows 11. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus mendengarkan umpan balik pengguna sambil menghadirkan pembaruan yang semakin stabil, cepat, dan nyaman digunakan.


