Update Keamanan Windows 11 KB5124008 Bikin Always-On VPN Bermasalah

Update Windows 11Microsoft kembali merilis pembaruan keamanan untuk Windows 11 pada September 2026. Namun, update KB5124008 justru menimbulkan masalah bagi sebagian pengguna enterprise yang mengandalkan Always On VPN.

Baca Juga : Windows 11 Hadirkan Kontrol Taskbar Baru dan Integrasi AI

Masalah ini mulai muncul setelah paket Patch Tuesday dirilis pada 8 September 2026. Sejumlah administrator melaporkan bahwa koneksi VPN berbasis sertifikat yang sebelumnya dapat digunakan secara normal, tiba-tiba tidak bisa terhubung setelah KB5124008 dipasang.

Menariknya, ketika pembaruan tersebut dihapus kemudian perangkat melakukan restart, koneksi VPN kembali berfungsi seperti semula. Pola ini terjadi pada beberapa perangkat sekaligus sehingga proses deployment update akhirnya dihentikan oleh administrator yang terdampak.

Masalah Always On VPN Muncul Setelah KB5124008

Laporan detail pertama muncul di Microsoft Q&A pada 9 September 2026. Seorang administrator menjelaskan masalah pada perangkat Windows 11 versi 24H2 dan 25H2 yang menggunakan Always On VPN dengan autentikasi berbasis sertifikat.

Lingkungan tersebut menggunakan Routing and Remote Access Service (RRAS) serta Network Policy Server (NPS) pada Windows Server 2019. Sementara itu, profil VPN didistribusikan melalui Microsoft Intune.

Setelah KB5124008 terpasang, Always On VPN tidak lagi dapat terhubung. Namun, setelah update di-uninstall dan perangkat direboot, koneksi VPN kembali normal pada beberapa mesin.

Pola berfungsi → rusak → berfungsi kembali setelah update dihapus menjadi indikasi kuat bahwa masalah kemungkinan berasal dari regresi pada sisi klien, bukan karena kesalahan konfigurasi Intune atau kegagalan server NPS.

Diduga Berkaitan dengan Windows Networking

Independent advisor Domic Vo menilai pola masalah tersebut kemungkinan berkaitan dengan perubahan pada Windows networking stack atau mekanisme penanganan sertifikat IPsec.

Jika organisasi membuka kasus dukungan kepada Microsoft, administrator disarankan mengumpulkan data rasphone.pbk, event RasClient pada bagian Applications and Services Logs, serta log NPS.

Ada pula saran untuk mengarahkan profil Intune yang terdampak ke EAP-TLS. Namun, langkah tersebut masih sebatas solusi sementara yang belum terbukti dan bukan merupakan panduan resmi dari Microsoft.

KB5124008 Tetap Merupakan Update Keamanan Penting

KB5124008 merupakan pembaruan kumulatif keamanan 8 September 2026 untuk Windows 11 24H2 dan 25H2. Setelah diperbarui, Windows 11 24H2 berubah ke build 26100.9445, sedangkan 25H2 menjadi 26200.9445.

Microsoft sendiri dalam artikel dukungannya masih menyatakan bahwa mereka belum mengetahui adanya masalah pada update tersebut. Hal ini terjadi ketika beberapa tim IT justru mulai menunda deployment pada perangkat yang digunakan untuk akses jarak jauh.

Di sisi lain, KB5124008 adalah paket Patch Tuesday yang wajib diperhatikan karena membawa perbaikan untuk sejumlah besar kerentanan, termasuk dua zero-day elevation-of-privilege yang telah dieksploitasi di dunia nyata, yaitu CVE-2026-81963 pada Windows Update Stack dan CVE-2026-85880 pada Windows Advanced Local Procedure Call.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Administrator?

Kondisi ini membuat administrator harus memilih antara mempertahankan koneksi VPN atau tetap memasang pembaruan keamanan terbaru. Karena itu, organisasi dapat mempertimbangkan untuk menunda KB5124008 hanya pada perangkat Always On VPN melalui WSUS atau Intune, tanpa menghentikan deployment update pada seluruh perangkat.

Apalagi, update yang sama juga diklaim membawa peningkatan ketahanan pada proses latar belakang terkait VPN yang sebelumnya dapat berhenti merespons.

Untuk sementara, langkah paling konservatif adalah menjeda KB5124008 pada endpoint Always On VPN, memastikan server RRAS dan NPS tetap mendapatkan pembaruan, serta mengirimkan bukti berupa log RasClient dan NPS kepada Microsoft.

Jika patch wajib dipertahankan karena kebutuhan kepatuhan, perubahan metode autentikasi sebaiknya diuji terlebih dahulu pada kelompok perangkat kecil. Sementara itu, berdasarkan laporan yang tersedia, uninstall KB5124008 dan melakukan restart menjadi satu-satunya metode pemulihan yang telah terbukti.

Baca Juga : Microsoft Umumkan Akhir Dukungan Windows 11 24H2 untuk Edisi Home dan Pro

Bagi pengguna rumahan yang tidak menggunakan Always On VPN, masalah ini tidak berdampak. Saat ini, kasus tersebut merupakan regresi akses jarak jauh di lingkungan enterprise yang terjadi pada update keamanan Windows 11 yang sangat penting, sehingga dokumentasi known issue dari Microsoft sebelum gelombang pembaruan berikutnya menjadi hal yang dinantikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *