Meta Tambahkan AI Assistant dan Versi Desktop ke Aplikasi Edits

Meta Tambahkan AI Assistant dan Versi Desktop ke Aplikasi EditsMeta kembali menghadirkan sejumlah pembaruan menarik untuk aplikasi edit video miliknya, Edits. Dalam sebuah acara khusus kreator yang digelar secara terbatas di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Rabu lalu, perusahaan memperkenalkan beberapa fitur baru yang akan segera hadir, termasuk AI Assistant dan versi desktop Edits yang sebelumnya hanya tersedia untuk perangkat mobile.

Baca Juga : 10+ Aplikasi Edit Video Gratis Selain CapCut yang Wajib Kamu Coba di 2025

Selain mengumumkan dua fitur utama tersebut, Meta juga mengungkapkan sejumlah pembaruan lain yang mulai tersedia hari ini. Beberapa di antaranya adalah hadirnya tab Beta untuk mencoba fitur eksperimental lebih awal serta peningkatan data analitik yang memberikan wawasan audiens lebih mendalam bagi para kreator.

Meta Perkuat Edits untuk Bersaing dengan CapCut

Meta Perkuat Edits untuk Bersaing dengan CapCut

Sebagai informasi, Edits pertama kali diluncurkan tahun lalu sebagai pesaing langsung CapCut, aplikasi edit video populer milik ByteDance. Dengan terus menambahkan berbagai fitur baru, Meta tampaknya ingin mempertahankan pengguna yang sudah ada sekaligus menarik lebih banyak kreator untuk menggunakan platform tersebut.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Meta dalam memperkuat ekosistem kreator di Instagram, terutama di tengah persaingan ketat dengan TikTok dan YouTube yang sama-sama berlomba menghadirkan alat bantu kreatif berbasis AI.

AI Assistant Bantu Kreator Cari Ide Konten

Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah kehadiran AI Assistant. Fitur ini dirancang untuk membantu kreator memahami performa konten mereka sekaligus menemukan ide baru yang relevan dengan audiens.

AI Assistant akan memanfaatkan data Instagram milik kreator, seperti jumlah tayangan, tingkat retensi video, hingga berbagai insight lainnya. Dari data tersebut, AI akan menganalisis konten yang berkinerja baik dan memberikan penjelasan mengenai faktor yang membuatnya berhasil menarik perhatian audiens.

Tak hanya itu, sistem juga akan memberikan rekomendasi ide video berdasarkan performa konten sebelumnya. AI bahkan dapat menyarankan penggunaan audio yang sedang tren agar peluang konten menjangkau lebih banyak pengguna menjadi lebih besar.

Dengan integrasi langsung ke dalam Edits, kreator tidak perlu lagi berpindah ke aplikasi atau layanan lain saat ingin mencari inspirasi atau memahami data performa konten mereka. Kehadiran fitur ini juga berpotensi mendorong kreator untuk lebih aktif memproduksi dan mengunggah konten secara konsisten.

Sebelumnya, Meta juga telah memperkenalkan alat serupa untuk kreator Facebook. Di sisi lain, YouTube dan TikTok juga telah memiliki fitur berbasis AI yang membantu kreator mencari ide konten dan mengidentifikasi tren terbaru.

Versi Desktop Hadir untuk Editing Lebih Fleksibel

Selain AI Assistant, Meta juga mengonfirmasi bahwa versi desktop Edits sedang dalam tahap pengembangan dan akan segera dirilis.

Melalui versi desktop ini, kreator akan mendapatkan kontrol yang lebih presisi selama proses editing. Layar yang lebih besar juga memungkinkan pengguna mengerjakan proyek video yang lebih kompleks dengan lebih nyaman.

Meta menyebutkan bahwa alur kerja antara perangkat mobile dan desktop nantinya dapat disinkronkan secara mulus. Artinya, pengguna bisa memulai proses editing di smartphone dan melanjutkannya di komputer tanpa hambatan.

Kehadiran versi desktop ini juga menjadi langkah penting bagi Meta untuk semakin kompetitif menghadapi CapCut yang lebih dulu menyediakan aplikasi desktop bagi penggunanya.

Tab Beta dan Insight Audiens yang Lebih Lengkap

Pembaruan lain yang mulai diluncurkan hari ini adalah tab Beta. Melalui fitur ini, kreator dapat mencoba berbagai fitur eksperimental yang masih dalam tahap pengembangan sekaligus memberikan masukan langsung kepada Meta.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Meta ingin mempercepat pengembangan fitur berdasarkan kebutuhan nyata para kreator.

Selain itu, Edits kini juga menghadirkan data analitik yang lebih detail. Kreator dapat melihat informasi seperti demografi audiens hingga waktu ketika pengikut mereka paling aktif berinteraksi dengan konten.

Data baru ini melengkapi fitur analitik yang sebelumnya sudah tersedia, seperti durasi tontonan video, jumlah pengikut yang diperoleh dari suatu konten, serta titik di mana penonton berhenti menyaksikan video.

Fitur Tambahan untuk Eksplorasi Konten

Meta juga menambahkan kemampuan pencarian topik pada feed Inspiration. Dengan fitur ini, kreator dapat menemukan reels dan template yang sedang populer berdasarkan tren atau ide tertentu.

Tak hanya itu, pengguna juga dapat membuat beberapa versi dari satu konten yang sama untuk menguji performanya sebelum dipublikasikan.

Meski belum mengungkap jumlah pengguna Edits secara resmi, Meta mengklaim bahwa konten yang dibuat menggunakan aplikasi tersebut memiliki tingkat penyimpanan (save rate) 10% lebih tinggi dan tingkat bagikan ulang (reshare rate) 2% lebih tinggi dibandingkan konten yang dibuat di luar Edits.

Bahkan, lebih dari separuh pengguna yang menonton Reels di Instagram setiap harinya disebut telah melihat konten yang dibuat menggunakan Edits.

Baca Juga : Adobe Firefly Kini Dukung Edit Video Berbasis Prompt dan Tambah Model AI Pihak Ketiga

Saat ini, aplikasi Edits tersedia secara gratis untuk perangkat iOS dan Android. Sementara itu, AI Assistant masih dalam tahap pengujian terbatas bersama peserta acara kreator Meta, sedangkan versi desktop dijadwalkan hadir dalam waktu dekat. Adapun fitur-fitur lainnya mulai tersedia untuk seluruh pengguna mulai hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *