Update KB5094126 Windows 11 Bikin PC Freeze dan Picu BitLocker Recovery

Update Windows 11Microsoft kembali merilis pembaruan keamanan bulanan melalui program Patch Tuesday untuk Windows 11. Update kumulatif KB5094126 yang dirilis pada 9 Juni 2026 ini ditujukan bagi pengguna Windows 11 versi 24H2 dan 25H2, dengan build OS 26200.8655 dan 26100.8655.

Baca Juga : Kerentanan Windows RDP Ancam Keamanan Data Pengguna

Pada awalnya, pembaruan ini hadir membawa sejumlah perbaikan penting, termasuk patch keamanan dari buletin keamanan Juni 2026, dukungan Bluetooth LE Audio, peningkatan autentikasi Windows Hello, serta perbaikan masalah virtualisasi yang sebelumnya menyebabkan error HYPERVISOR_ERROR (0x20001) pada beberapa skenario gaming dan penggunaan mesin virtual (VM).

Namun, tak lama setelah dirilis, banyak pengguna mulai melaporkan berbagai masalah serius setelah memasang update tersebut.

Windows 11 Freeze Setelah Instalasi KB5094126

Sejumlah laporan yang muncul di forum Microsoft Q&A menyebutkan bahwa sistem Windows 11 mengalami freeze total hanya beberapa menit setelah proses booting selesai. Bahkan, ada pengguna yang mengaku perangkatnya membeku dalam waktu kurang dari lima menit sejak masuk ke desktop.

Dalam salah satu kasus, pengguna tidak memiliki cukup waktu untuk menghapus pembaruan melalui menu Settings karena sistem keburu tidak merespons. Akibatnya, proses pemulihan harus dilakukan melalui Windows Recovery Environment (WinRE).

Masalah ternyata tidak berhenti di situ. Ada laporan yang menyebutkan bahwa setelah masuk ke mode pemulihan, sistem mengalami kerusakan tambahan, seperti perubahan label edisi Windows dan hilangnya jam pada taskbar. Pada akhirnya, pengguna tersebut terpaksa melakukan instalasi ulang sistem operasi secara penuh.

Memicu BitLocker Recovery Meski Sudah Dinonaktifkan

Salah satu dampak paling serius dari KB5094126 adalah perangkat yang tiba-tiba masuk ke BitLocker Recovery Mode saat restart.

Yang mengejutkan, masalah ini juga dilaporkan terjadi pada komputer yang sebelumnya telah menonaktifkan BitLocker maupun Device Encryption.

Risiko terbesar dirasakan oleh lingkungan perusahaan yang menggunakan akun lokal tanpa terhubung ke Microsoft Account. Dalam konfigurasi seperti ini, tidak tersedia mekanisme pencadangan otomatis untuk recovery key BitLocker.

Beberapa pengguna mengungkapkan bahwa alat bantuan berbasis AI milik Microsoft menyatakan satu-satunya solusi ketika recovery key tidak tersedia adalah melakukan penghapusan sistem dan instalasi ulang Windows, yang tentu saja dapat menyebabkan downtime dan mengganggu aktivitas bisnis.

OneDrive dan Jaringan Lokal Ikut Terdampak

Selain masalah freeze dan BitLocker, update ini juga dilaporkan mengganggu integrasi OneDrive pada File Explorer, khususnya di perangkat yang tergabung dalam domain perusahaan.

Shortcut OneDrive masih muncul di panel navigasi File Explorer, tetapi saat dibuka hanya menampilkan halaman kosong. Sebagai solusi sementara, pengguna harus mengakses OneDrive melalui ikon di system tray atau memindahkan perangkat ke Organizational Unit (OU) yang tidak menerapkan Group Policy tertentu.

Penyebabnya diduga berkaitan dengan konfigurasi User Account Control (UAC) yang dinonaktifkan dan penggunaan hak administrator lokal.

Tak hanya itu, beberapa pengguna juga melaporkan bahwa akses ke jaringan lokal (LAN) berhenti berfungsi setelah update terpasang, meskipun koneksi internet tetap berjalan normal. Upaya memblokir update menggunakan wushowhide.diagcab atau menjeda pembaruan melalui Settings pun disebut tidak efektif karena KB5094126 kembali terinstal secara otomatis.

Pengguna HP Berisiko Mengalami BSOD

Perangkat HP tertentu, seperti HP 840 G10, HP 460 G11, dan HP Engage One Pro 15.6 G2 AiO, juga dilaporkan mengalami Blue Screen of Death (BSOD) dengan kode error 0xc0430001.

Masalah ini dikaitkan dengan ukuran EFI System Partition (ESP) yang hanya 100 MB, sementara pembaruan sertifikat Secure Boot dalam patch ini membutuhkan ruang yang lebih besar.

Sebagai langkah mitigasi, administrator dapat menjalankan perintah registry berikut melalui Command Prompt dengan hak Administrator:

reg add “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Bfsvc” /v EspPaddingPercent /t REG_DWORD /d 0 /f

Baca Juga : Microsoft Rilis KB5089573 untuk Atasi Masalah Update Windows 11

Setelah itu, sistem perlu di-restart sebelum mencoba memasang pembaruan kembali.

Untuk pengguna yang masih dapat mengakses sistem sebelum terjadi freeze, Microsoft menyarankan rollback melalui WinRE → Troubleshoot → Uninstall Updates → Uninstall Latest Quality Update.

Hingga saat artikel ini ditulis, Microsoft masih belum mencantumkan berbagai masalah tersebut dalam dokumentasi resmi KB5094126, sehingga muncul kesenjangan antara informasi resmi dan pengalaman yang dialami pengguna di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *