Microsoft akhirnya mengonfirmasi adanya masalah baru yang muncul setelah update Windows 11 bulan April 2026. Bug ini cukup krusial karena berdampak pada tampilan peringatan keamanan Remote Desktop Protocol (RDP) yang justru berfungsi untuk melindungi pengguna dari ancaman phishing.
Baca Juga : Microsoft Resmi Rilis Group Policy untuk Hapus Copilot di Windows 11
Masalah ini mulai muncul setelah pembaruan Patch Tuesday yang dirilis pada 14 April 2026. Update tersebut hadir dalam paket KB5083769 untuk Windows 11 versi 25H2 dan 24H2, serta KB5083768 untuk versi 26H1. Tujuan awalnya sebenarnya cukup jelas, yaitu meningkatkan keamanan sistem, khususnya dalam penggunaan Remote Desktop.
Namun, alih-alih memberikan perlindungan maksimal, update ini justru memunculkan kendala baru pada sisi tampilan peringatan keamanan.
Update Keamanan yang Berujung Masalah
Perlu diketahui, pembaruan ini merupakan bagian dari upaya Microsoft dalam mengatasi celah keamanan CVE-2026-26151, yaitu kerentanan spoofing pada Remote Desktop yang sudah dieksploitasi secara aktif di dunia nyata.
Melalui update ini, Microsoft menambahkan dialog peringatan baru sebelum koneksi RDP dilakukan. Dialog tersebut dirancang untuk menampilkan informasi penting seperti:
- Status verifikasi publisher
- Alamat komputer tujuan
- Akses ke resource lokal (clipboard, printer, kamera, dll)
Dengan adanya informasi ini, pengguna diharapkan bisa lebih waspada sebelum menyetujui koneksi jarak jauh.
Sayangnya, implementasi fitur ini tidak berjalan mulus di semua perangkat.
Bug Tampilan Warning RDP

Tak lama setelah update dirilis, sejumlah pengguna mulai melaporkan adanya gangguan pada tampilan dialog peringatan tersebut. Menanggapi hal ini, Microsoft secara resmi memasukkan masalah ini sebagai known issue pada 23 April 2026, lalu memperbarui dokumentasi resminya pada 27 April 2026.
Menurut penjelasan Microsoft, bug ini paling sering terjadi pada perangkat yang menggunakan lebih dari satu monitor dengan pengaturan skala (scaling) berbeda.
Sebagai contoh:
- Monitor pertama menggunakan scaling 100%
- Monitor kedua menggunakan scaling 125%
Kondisi ini bisa menyebabkan tampilan jendela peringatan RDP menjadi tidak normal, seperti:
- Teks saling bertumpuk
- Tombol tidak terlihat sepenuhnya
- Informasi penting sulit dibaca
Tentu saja, ini menjadi masalah serius karena pengguna tidak bisa melihat dengan jelas peringatan keamanan yang seharusnya menjadi titik verifikasi sebelum koneksi dilakukan.
Dampak pada Keamanan Pengguna
Masalah ini bukan sekadar bug tampilan biasa. Pasalnya, dialog peringatan tersebut merupakan lapisan keamanan penting sebelum sistem memberikan akses ke resource lokal seperti:
- Clipboard
- Smart card
- Printer
- Kamera
Jika pengguna tidak bisa membaca atau berinteraksi dengan dialog ini secara optimal, maka risiko kesalahan dalam memberikan izin akses jadi lebih tinggi.
Sebagai tambahan, fitur ini sebenarnya dibuat untuk menangkal serangan phishing berbasis file .rdp. Dalam skenario ini, pelaku dapat menyebarkan file konfigurasi RDP berbahaya untuk mencuri kredensial atau mengakses resource sensitif tanpa disadari.
Perubahan Tambahan di Update April 2026
Selain menghadirkan peringatan baru, Microsoft juga melakukan perubahan penting lainnya. Kini, fitur redirection resource lokal dinonaktifkan secara default pada file RDP yang sudah dikonfigurasi sebelumnya.
Artinya, setiap kali pengguna ingin mengaktifkan akses tersebut, mereka harus memberikan persetujuan secara manual di setiap koneksi. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kontrol dan keamanan pengguna.
Solusi Sementara dan Update Selanjutnya
Microsoft menyatakan bahwa perbaikan permanen untuk masalah ini akan dirilis pada pembaruan kumulatif berikutnya. Sementara itu, pengguna—terutama di lingkungan enterprise—disarankan untuk lebih memperhatikan perangkat dengan konfigurasi multi-monitor dan mixed DPI.
Jika memungkinkan, menggunakan pengaturan skala yang seragam pada semua monitor bisa menjadi solusi sementara untuk mengurangi risiko tampilan error.
Baca Juga : Microsoft Peringatkan Celah di Remote Desktop Services, Segera Update Windows Anda!


