Meta Mulai Uji Coba Langganan Premium di Instagram

Update InstagramMeta kembali bikin gebrakan baru. Kali ini, perusahaan tersebut mulai menguji coba fitur langganan premium di Instagram di beberapa negara.

Baca Juga : Meta Gunakan AI untuk Permudah Belanja di Instagram dan Facebook

Langganan ini dikenal dengan nama Instagram Plus, yang menawarkan berbagai fitur eksklusif untuk penggunanya. Uji coba ini sendiri dilakukan sekitar dua bulan setelah Meta mengumumkan rencananya untuk menghadirkan sistem langganan di Instagram, Facebook, dan WhatsApp.

Fitur Eksklusif yang Ditawarkan Instagram Plus

Salah satu fitur menarik dari Instagram Plus adalah kemampuan untuk melihat Story tanpa diketahui oleh pemiliknya. Seperti yang kita tahu, Story adalah postingan foto atau video yang hanya bertahan selama 24 jam. Nah, dengan fitur ini, kamu bisa melihat Story tanpa meninggalkan jejak.

Bukan cuma itu, pengguna premium juga bisa melihat berapa kali Story mereka ditonton ulang oleh orang lain. Fitur ini tentu menarik, terutama buat kamu yang penasaran dengan performa konten yang diunggah.

Kontrol Audiens yang Lebih Fleksibel

Biasanya, saat membagikan Story, kamu hanya punya dua pilihan: ke semua followers atau ke daftar Close Friends. Namun dengan Instagram Plus, pengguna bisa membuat daftar audiens tanpa batas.

Artinya, kamu bisa mengelompokkan followers ke dalam beberapa kategori dan menentukan siapa saja yang bisa melihat Story tertentu. Fitur ini memberikan kontrol yang jauh lebih fleksibel dibanding sebelumnya.

Story Lebih Tahan Lama dan Lebih Menonjol

Meta juga menambahkan fitur lain yang cukup menarik. Pengguna premium bisa memperpanjang durasi Story hingga 48 jam, bukan hanya 24 jam seperti biasanya.

Selain itu, ada juga fitur spotlight Story yang bisa digunakan satu kali dalam seminggu. Fitur ini memungkinkan Story kamu tampil di bagian paling depan, sehingga lebih mudah dilihat oleh followers.

Interaksi Lebih Seru dengan Fitur Tambahan

Instagram Plus juga menghadirkan fitur interaksi baru. Salah satunya adalah Superlike animasi yang bisa diberikan ke Story orang lain.

Selain itu, pengguna juga bisa mencari nama tertentu di daftar penonton Story. Jadi, kamu nggak perlu lagi scroll panjang hanya untuk memastikan apakah seseorang sudah melihat Story kamu atau belum.

Sudah Diuji di Beberapa Negara

Meski Meta belum mengungkapkan secara resmi negara mana saja yang ikut dalam uji coba ini, beberapa laporan di media sosial menyebutkan bahwa fitur ini sudah tersedia di Meksiko, Jepang, dan Filipina.

Untuk harga, tiap negara memiliki tarif yang berbeda. Berdasarkan tangkapan layar yang beredar:

  • Meksiko: sekitar MX$39 (± $2,20 USD) per bulan
  • Jepang: sekitar ¥319 (± $2 USD) per bulan
  • Filipina: sekitar PHP 65 (± $1,07 USD) per bulan

Tidak menutup kemungkinan, uji coba ini juga dilakukan di negara lain secara bertahap.

Berbeda dengan Meta Verified

Perlu dicatat, Instagram Plus berbeda dengan layanan Meta Verified. Meta Verified lebih ditujukan untuk kreator dan bisnis, dengan fitur seperti centang biru dan perlindungan akun.

Sementara itu, Instagram Plus dirancang untuk pengguna biasa yang ingin mendapatkan pengalaman tambahan saat menggunakan Instagram.

Peluang dan Tantangan ke Depan

Langkah ini jelas membuka peluang baru bagi Meta untuk meningkatkan pendapatan. Namun di sisi lain, tidak sedikit pengguna yang mulai merasa lelah dengan berbagai model langganan (subscription fatigue).

Beberapa pengguna bahkan sudah menyuarakan ketidaksetujuan mereka di media sosial terkait fitur berbayar ini.

Meski begitu, tren ini bukan hal baru. Platform seperti Snapchat dan X (Twitter) sudah lebih dulu membuktikan bahwa langganan media sosial punya pasar tersendiri. Bahkan, Snapchat+ yang dibanderol mulai dari $3,99 per bulan dikabarkan telah mencapai lebih dari 25 juta pelanggan.

Baca Juga : Instagram Segera Izinkan Pengguna Keluar dari Daftar Close Friends Orang Lain

Masih Tahap Uji Coba

Saat ini, Meta menegaskan bahwa fitur Instagram Plus masih dalam tahap pengujian. Perusahaan akan terus melakukan evaluasi sebelum akhirnya merilisnya secara lebih luas ke pengguna global.

Jadi, menarik untuk ditunggu—apakah fitur ini akan benar-benar jadi standar baru di Instagram, atau justru sebaliknya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *