TikTok kembali memberikan pembaruan pada fitur komentarnya. Jejaring sosial tersebut mengumumkan sejumlah fitur baru yang membuat kolom komentar menjadi lebih interaktif, mulai dari voice comments, polling komentar, komentar dengan carousel foto, hingga komentar menggunakan Live Photo.
Baca Juga : Hacker Manfaatkan TikTok dan Instagram Reels untuk Sebar Malware
Dengan hadirnya fitur-fitur tersebut, TikTok kini membawa sejumlah konsep yang sebelumnya lebih sering ditemukan pada aplikasi perpesanan ke dalam kolom komentar. Tujuannya tentu bukan sekadar membuat pengguna meninggalkan komentar, tetapi juga mendorong mereka untuk lebih lama berinteraksi dengan pengguna lain di bawah sebuah video.
TikTok mengatakan bahwa suara dan musik memang sudah menjadi bagian penting dari platform sejak awal. Lagu bisa berubah menjadi tren, sementara potongan audio sering digunakan sebagai bahan lelucon dan konten yang kemudian tersebar luas di TikTok.
Kini, pengalaman tersebut mulai dibawa ke bagian komentar melalui Voice Comments. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirim dan mendengarkan pesan suara secara langsung di bawah sebuah video.
Cara Menggunakan Voice Comments di TikTok

Untuk meninggalkan komentar suara, pengguna cukup mengetuk ikon mikrofon yang tersedia di kotak komentar. Setelah itu, pengguna dapat merekam pesan suara dengan durasi maksimal satu menit.
Setelah komentar suara dipublikasikan, pengguna lain dapat mengetuknya untuk mendengarkan isi pesan tersebut. Dengan cara ini, interaksi di kolom komentar tidak lagi terbatas pada teks, tetapi bisa dilakukan menggunakan suara.
TikTok juga memastikan bahwa voice comments tetap mengikuti Community Guidelines yang berlaku di platform. Seorang juru bicara TikTok mengatakan kepada TechCrunch bahwa perusahaan menggunakan kombinasi sistem deteksi otomatis dan pemeriksaan manusia untuk menemukan konten yang melanggar kebijakan.
Salah satu teknologi yang digunakan adalah speech-to-text transcription, yang membantu mengubah suara menjadi teks sehingga konten dapat diperiksa.
Fitur Voice Comments mulai diluncurkan secara global secara bertahap selama satu bulan ke depan dan ditujukan untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas.
Kreator Kini Bisa Membuat Polling di Komentar

Selain komentar suara, TikTok juga memperluas fitur polling. Kreator kini dapat menambahkan polling ketika memberikan komentar pada video mereka sendiri.
Sebenarnya, fitur ini sebelumnya sudah tersedia bagi sebagian pengguna. Namun, sekarang TikTok mulai menyediakan fitur tersebut secara global.
Polling bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Misalnya, kreator dapat meminta penonton memilih ide video berikutnya, menentukan pakaian yang akan digunakan, memilih menu makanan, dan berbagai keputusan lainnya.
Dalam satu polling, kreator dapat menyediakan hingga lima pilihan jawaban. Mereka juga bisa menentukan berapa lama polling tersebut akan berlangsung. Setelah penonton memberikan suara, hasilnya dapat dipantau langsung melalui kolom komentar.
Komentar Foto Jadi Lebih Menarik
TikTok juga memberikan peningkatan pada komentar berbasis foto. Jika sebelumnya pengguna hanya dapat menambahkan satu foto dalam satu komentar, kini mereka bisa memasukkan hingga sembilan foto sekaligus menggunakan format carousel.
Selain itu, pengguna juga dapat mengunggah Live Photo sebagai komentar. Menurut TikTok, fitur ini memberikan “semburan gerakan singkat” sehingga pengguna lain dapat melihat cuplikan gerakan dari sebuah momen sebelum melihat gambar secara keseluruhan.
Untuk ketersediaannya, Live Photo Comments sudah tersedia secara global. Sementara itu, fitur Photo Carousel Comments akan diluncurkan secara global secara bertahap selama satu bulan ke depan.
Baca Juga : Disney+ Gandeng Kreator TikTok untuk Hadirkan Konten Video Pendek
Dengan berbagai pembaruan ini, TikTok tampaknya ingin membuat kolom komentar bukan hanya sebagai tempat memberikan respons terhadap video, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang lebih hidup dan menarik bagi penggunanya.


