Meta kembali menghadirkan inovasi baru untuk platform media sosialnya. Kali ini, perusahaan tersebut tengah menguji fitur bernama Series untuk Reels di Instagram dan Facebook. Fitur ini dirancang untuk memudahkan pengguna mengikuti konten berseri yang dibuat oleh kreator, sehingga mereka tidak perlu lagi kesulitan mencari episode yang terlewat.
Baca Juga : Cara Memulihkan Akun Instagram yang Kena Pelanggaran, 100% Berhasil
Menurut laporan TechCrunch, fitur Series saat ini masih dalam tahap pengujian dan baru tersedia untuk sejumlah kreator terpilih. Melalui fitur ini, kreator dapat menggabungkan beberapa Reels, baik yang baru maupun yang sudah pernah dipublikasikan, menjadi satu rangkaian cerita yang terorganisir. Setiap Reels akan berfungsi sebagai episode dalam sebuah seri yang lebih besar dan memiliki halaman khusus di profil kreator.

Jika terdengar familiar, konsep ini memang mirip dengan pengalaman yang sudah lebih dulu hadir di TikTok. Dengan adanya halaman khusus untuk sebuah seri, pengguna dapat menemukan seluruh episode dalam satu tempat, menontonnya secara berurutan, serta melanjutkan tontonan dari episode terakhir yang mereka lihat.
Kehadiran fitur Series menunjukkan bahwa Meta mulai mendorong pola konsumsi konten yang lebih berkelanjutan. Selama ini, format video pendek identik dengan kebiasaan scrolling cepat dan konsumsi konten dalam waktu singkat. Namun dengan fitur baru ini, Meta tampaknya ingin membuat audiens kembali menonton konten dari kreator favorit mereka secara rutin.
Bagi kreator, fitur ini juga menawarkan cara yang lebih rapi untuk menyajikan konten episodik. Misalnya tutorial, tantangan harian, seri edukasi, hingga dokumentasi proyek yang membutuhkan beberapa episode untuk diselesaikan. Dengan format yang lebih terstruktur, audiens akan lebih mudah mengikuti alur cerita dari awal hingga akhir.
Meta juga mengungkapkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan berbagai cara untuk memonetisasi fitur Series di masa mendatang. Meski demikian, perusahaan belum memberikan rincian mengenai model bisnis atau skema monetisasi yang akan digunakan.
Sebagai informasi, TikTok telah meluncurkan fitur Series sejak tahun 2023. Melalui fitur tersebut, kreator dapat menawarkan kumpulan konten premium yang hanya bisa diakses setelah pengguna melakukan pembayaran. Tidak menutup kemungkinan Meta akan mengadopsi pendekatan serupa untuk fitur Series miliknya di kemudian hari.
Meta menyebutkan bahwa tren konten berseri saat ini mulai berkembang di Instagram dan Facebook. Karena itulah, fitur Series hadir untuk membantu pengguna agar tidak ketinggalan setiap episode yang dirilis. Sebagai contoh, jika seorang kreator membuat seri bertajuk “10 Hari Membuat Kue Lebih Sehat”, seluruh video dalam program tersebut dapat dikumpulkan ke dalam satu seri yang mudah diakses.
Saat pengguna menemukan salah satu episode melalui Feed atau tab Reels, mereka akan melihat opsi untuk membuka keseluruhan seri dan menjelajahi episode lainnya. Selain itu, pengguna juga dapat menyimpan seri tersebut untuk ditonton nanti atau mengikuti perkembangannya agar tidak melewatkan episode terbaru.
Baca Juga : Instagram Segera Izinkan Pengguna Keluar dari Daftar Close Friends Orang Lain
Untuk tahap pengujian awal, Meta bekerja sama dengan sejumlah kreator dan produsen konten yang sebelumnya sudah aktif membuat konten berseri di Instagram maupun Facebook. Jika uji coba ini berjalan sukses, bukan tidak mungkin fitur Series akan segera tersedia untuk lebih banyak kreator di seluruh dunia.


