Cara Menggunakan AI Agents Google untuk Pencarian Lebih Canggih

Cara Menggunakan AI Agents Google untuk Pencarian Lebih CanggihGoogle kembali memperkenalkan inovasi terbaru mereka di ajang Google I/O 2026. Kali ini, raksasa teknologi tersebut menghadirkan kemampuan baru berbasis AI Agents di layanan Search. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat, menyesuaikan, hingga mengelola beberapa agen AI sekaligus agar tetap mendapatkan informasi terbaru sesuai topik yang diminati.

Baca Juga : Google Update AI Search dengan Kutipan dari Reddit dan Sumber Lain

Langkah ini menjadi bagian dari fokus besar Google dalam mengembangkan sistem agentic AI, yaitu kecerdasan buatan yang tidak hanya menjawab pertanyaan sekali pakai, tetapi juga mampu bekerja secara aktif dan berkelanjutan membantu pengguna dalam berbagai tugas sehari-hari.

Berbeda dengan mesin pencari tradisional yang hanya bekerja ketika pengguna mengetik pertanyaan, AI Agents Google dirancang untuk berjalan di latar belakang selama 24 jam penuh. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi melakukan pencarian yang sama setiap hari hanya untuk memantau informasi terbaru.

Menariknya, fitur ini tidak sekadar menampilkan daftar tautan seperti pencarian biasa. AI Agents mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, merangkum poin penting, menjelaskan mengapa sebuah informasi relevan, hingga memberikan insight yang lebih mudah dipahami. Jika dilihat lebih jauh, fitur ini bisa dibilang sebagai evolusi terbaru dari Google Alerts yang pertama kali hadir pada tahun 2003, tetapi dengan kemampuan yang jauh lebih pintar dan interaktif.

AI Agents Google

Sebagai contoh, pengguna yang mengikuti perkembangan pasar saham bisa membuat AI Agent khusus untuk memantau perusahaan tertentu, harga saham, atau tren ekonomi. Nantinya, agen tersebut dapat memonitor aktivitas pasar sepanjang hari, mengikuti berita terbaru, merangkum laporan keuangan perusahaan, hingga memberikan notifikasi saat terjadi perubahan besar.

Tidak hanya untuk kebutuhan finansial, AI Agents juga dapat membantu aktivitas sehari-hari lainnya. Misalnya memantau harga tiket pesawat untuk perjalanan mendatang, mengikuti perkembangan tim olahraga favorit, memonitor berita terkini, melihat tren pasar kerja atau properti, hingga melacak kondisi cuaca dan lalu lintas secara otomatis.

Cara menggunakannya pun cukup mudah. Pengguna hanya perlu membuka fitur AI Mode di Google Search, lalu memasukkan perintah sesuai kebutuhan.

Contohnya seperti:
“Keep me updated on nearby movie tickets for ‘The Mandalorian and Grogu.’”

Ketika ada informasi baru yang relevan, aplikasi Google akan langsung mengirimkan notifikasi ke perangkat pengguna. Selain itu, semua topik yang sedang dipantau juga akan muncul di riwayat AI Mode, sehingga pengguna bisa kembali mengelola, memperbarui, atau menonaktifkan pemantauan kapan saja.

Google menyebutkan bahwa fitur Information Agents ini akan mulai tersedia pada musim panas tahun ini. Pada tahap awal, layanan tersebut akan diluncurkan lebih dulu untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat sebelum diperluas ke negara lainnya.

Selain memperkenalkan AI Agents, Google juga mengumumkan desain baru untuk layanan Search mereka. Salah satu perubahan terbesar adalah hadirnya “intelligent search box” atau kotak pencarian pintar yang diklaim menjadi pembaruan terbesar Google Search dalam lebih dari 25 tahun terakhir.

Baca Juga : Google Hadirkan Fitur Chat dengan Inbox Gmail

Antarmuka baru ini dirancang agar pengguna bisa melakukan pencarian dengan kalimat yang lebih panjang dan terasa lebih natural seperti percakapan sehari-hari. Google juga menambahkan sistem rekomendasi pencarian berbasis AI yang lebih canggih dibanding fitur autocomplete tradisional, sehingga pengguna dapat membuat pencarian yang lebih spesifik, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *