Awal bulan ini, OpenAI meluncurkan GPT-6 Astra yang disebut sebagai model paling kuat dan mumpuni yang pernah mereka buat. Model tersebut juga diklaim sebagai “model terbaik di dunia” untuk berbagai aktivitas, termasuk pekerjaan menggunakan komputer dan coding.
Baca Juga : ChatGPT Kini Hadirkan Chat Teks Tanpa Batas untuk Pengguna Gratis
Kini, OpenAI kembali memperluas generasi GPT-6 dengan menghadirkan versi terbaru dari model Sol dan Luna. Kedua model ini membawa peningkatan kemampuan sekaligus efisiensi yang membuat teknologi AI tersebut lebih mudah diakses.
“GPT-6 Astra memperkenalkan generasi baru kecerdasan; model-model ini memperluas manfaatnya dengan membuat kecerdasan tersebut lebih efisien dan mudah diakses,” tulis OpenAI dalam pengumumannya.
GPT-6 Sol dan Luna Punya Fokus Berbeda
Model pertama dari seri Sol dan Luna diperkenalkan pada awal tahun ini. Keduanya berada pada tingkatan berbeda dalam jajaran model OpenAI.
GPT-6 Sol dirancang untuk menangani pekerjaan yang lebih kompleks, seperti coding dan berbagai tugas yang membutuhkan kemampuan penalaran lebih tinggi. Sementara itu, GPT-6 Luna lebih ditujukan untuk pekerjaan administratif atau tugas dengan volume tinggi dan tujuan yang jelas.
Contohnya seperti merangkum dokumen, mengambil informasi tertentu, hingga menjawab pertanyaan singkat. Dengan pembagian tersebut, pengguna dapat memilih model sesuai kebutuhan pekerjaan yang sedang dilakukan.
Harga API GPT-6 Turun 50 Persen
Salah satu hal yang cukup menarik dari peluncuran terbaru ini adalah peningkatan efisiensi sekaligus penurunan biaya. OpenAI menyebut model GPT-6 Sol dan Luna tersedia dengan biaya sekitar setengah dari harga model Sol dan Luna generasi 5.6.
Penurunan harga tersebut dikaitkan dengan peningkatan pada sistem caching dan inference yang digunakan OpenAI. Dengan biaya API yang lebih rendah, penggunaan model AI untuk berbagai kebutuhan bisnis dan pengembangan aplikasi menjadi lebih terjangkau.
Selain lebih murah, OpenAI juga mengklaim model terbarunya mampu menghasilkan jawaban yang lebih akurat secara faktual serta memiliki tingkat kesalahan yang lebih rendah ketika digunakan untuk coding.
GPT-6 Sol Diklaim Lebih Akurat
OpenAI menyebut GPT-6 Sol mampu menghasilkan kesalahan sekitar setengah lebih sedikit dibandingkan pendahulunya dalam pengujian internal mengenai factuality.
Pengujian tersebut menggunakan percakapan dunia nyata yang telah dihilangkan identitasnya, terutama percakapan ketika pengguna sebelumnya melaporkan adanya kesalahan dari model AI.
“Dalam evaluasi factuality internal kami, GPT-6 Sol membuat sekitar setengah lebih sedikit kesalahan dibandingkan pendahulunya, mencapai tingkat keandalan Astra dengan biaya yang jauh lebih rendah,” jelas OpenAI.
Persaingan OpenAI dan Anthropic Makin Ketat
Seperti pada beberapa peluncuran model sebelumnya, OpenAI juga membandingkan kemampuan GPT-6 Sol dan Luna dengan model AI dari pesaing utamanya, Anthropic.
OpenAI menyebut model terbarunya mampu menangani sejumlah tugas secara lebih baik dibandingkan model Anthropic seperti Fable dan Opus. Namun, klaim tersebut merupakan hasil perbandingan yang disampaikan oleh OpenAI.
Menariknya, Anthropic merilis versi baru Opus 5.5 hanya sekitar 90 menit sebelum pengumuman OpenAI. Hal ini menunjukkan ketatnya persaingan antara kedua perusahaan dalam mengembangkan teknologi AI generasi terbaru.
Baca Juga : Teknik Penalaran OpenAI Terbaru Picu Alarm di Kalangan Pakar AI
GPT-6 Sol dan Luna Sudah Mulai Tersedia
Versi terbaru GPT-6 Sol dan Luna kini tersedia di ChatGPT Work dan Codex untuk sebagian besar akun berbayar. Keduanya juga tersedia melalui ChatGPT API.
Sementara itu, GPT-6 Luna juga akan tersedia di aplikasi desktop serta untuk pengguna Free dan Go. OpenAI mengatakan model-model baru tersebut akan diluncurkan secara bertahap ke ChatGPT, baik melalui aplikasi maupun situs web, sepanjang hari.


