Persaingan menghadirkan conversational AI ke ruang keluarga kini makin memanas. Setelah sebelumnya tersedia di perangkat mobile dan web, YouTube resmi memperluas fitur eksperimental ini ke smart TV, konsol game, dan perangkat streaming. Artinya, pengguna kini bisa berinteraksi dengan AI langsung dari layar terbesar di rumah.
Baca Juga : YouTube Tambah Fitur Timer agar Pengguna Berhenti Scroll Shorts Terlalu Lama!
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pengalaman menonton TV tidak lagi sekadar pasif. Sekarang, penonton bisa bertanya apa saja tentang video yang sedang diputar—tanpa perlu keluar dari aplikasi atau menghentikan tayangan.
Langsung dari Layar TV
Berdasarkan informasi dari laman dukungan YouTube, pengguna yang memenuhi syarat dapat menekan tombol “Ask” di layar TV untuk memanggil asisten AI. Sistem ini juga akan menampilkan beberapa pertanyaan yang direkomendasikan sesuai dengan konten video yang sedang ditonton.
Jika ingin bertanya lebih spesifik, pengguna cukup menekan tombol mikrofon di remote TV. Misalnya, saat menonton video resep, Anda bisa langsung bertanya tentang bahan masakan yang digunakan. Atau ketika menikmati video musik, Anda dapat mencari tahu makna lirik lagu tersebut. Jawabannya akan muncul secara instan—tanpa harus menjeda video atau berpindah aplikasi.
Untuk saat ini, fitur ini baru tersedia bagi sebagian pengguna berusia di atas 18 tahun dan mendukung beberapa bahasa, yaitu Inggris, Hindi, Spanyol, Portugis, dan Korea.
YouTube Semakin Dominan di Layar TV
YouTube pertama kali meluncurkan fitur conversational AI ini pada 2024 dengan tujuan membantu penonton mengeksplorasi konten lebih dalam. Ekspansi ke perangkat TV bukan tanpa alasan. Data terbaru menunjukkan bahwa semakin banyak pengguna yang mengakses YouTube melalui televisi.
Laporan Nielsen pada April 2025 mencatat bahwa YouTube menyumbang 12,4% dari total waktu menonton televisi, melampaui platform besar seperti Disney dan Netflix. Angka ini memperlihatkan perubahan kebiasaan konsumsi konten yang semakin mengarah ke layanan streaming berbasis digital.
Kompetitor Juga Bergerak Cepat
YouTube bukan satu-satunya pemain yang mengembangkan AI percakapan di perangkat TV. Amazon, misalnya, telah menghadirkan Alexa+ di Fire TV, memungkinkan pengguna berbicara secara natural untuk meminta rekomendasi tayangan, mencari adegan tertentu dalam film, hingga menanyakan detail tentang aktor atau lokasi syuting.
Roku juga meningkatkan asisten suara berbasis AI miliknya agar mampu menjawab pertanyaan terbuka seperti “Film ini tentang apa?” atau “Seberapa seram film ini?”. Sementara itu, Netflix tengah menguji pengalaman pencarian berbasis AI untuk mempermudah pengguna menemukan tontonan yang sesuai.
Baca Juga : YouTube Rilis Fitur Audio Multi Bahasa untuk Semua Kreator
Inovasi AI Lainnya dari YouTube
Selain fitur conversational AI, YouTube juga terus memperkaya pengalaman TV dengan teknologi kecerdasan buatan. Salah satunya adalah fitur yang secara otomatis meningkatkan kualitas video menjadi full HD, meskipun awalnya diunggah dengan resolusi lebih rendah.
Tak hanya itu, YouTube juga menghadirkan ringkasan komentar berbasis AI untuk membantu pengguna memahami diskusi dalam sebuah video dengan cepat, serta carousel hasil pencarian yang didukung AI. Bahkan, kreator nantinya dapat membuat konten Shorts menggunakan versi AI dari wajah atau karakter mereka sendiri.
Terbaru, YouTube juga merilis aplikasi khusus untuk Apple Vision Pro, memungkinkan pengguna menikmati konten favorit di layar virtual berukuran bioskop dengan pengalaman yang lebih imersif.
Dengan berbagai inovasi ini, YouTube tampaknya ingin memastikan satu hal: pengalaman menonton TV kini bukan lagi sekadar duduk dan menonton, tetapi juga berinteraksi dan mengeksplorasi lebih dalam.


