Google Maps Hadirkan Fitur Baru untuk Laporkan Ulasan Negatif

Google Maps Hadirkan Fitur Baru untuk Laporkan Ulasan NegatifBelakangan ini, banyak pelaku bisnis dibuat resah dengan modus baru penipuan digital. Para scammer mulai menargetkan pemilik usaha lewat skema pemerasan yang dilakukan melalui ulasan palsu di Google Maps. Menyadari hal ini, Google akhirnya menghadirkan fitur khusus untuk melaporkan praktik curang tersebut.

Baca Juga : Cara Merubah Titik Lokasi GPS HP: Sesuka Kalian

Fitur baru ini memungkinkan pemilik bisnis melaporkan secara langsung kasus pemerasan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab, terutama mereka yang mengancam akan membanjiri halaman bisnis dengan ulasan negatif palsu jika permintaan uang tidak dipenuhi.

Modus Pemerasan Lewat Ulasan Palsu

Skema yang dijalankan para pelaku kejahatan ini terbilang canggih dan terorganisir. Awalnya, mereka melakukan aksi yang disebut “review bombing” — yaitu membanjiri profil bisnis dengan ulasan bintang satu palsu. Ulasan semacam ini biasanya dirancang sedemikian rupa agar bisa lolos dari sistem moderasi Google.

Setelah profil bisnis mulai dipenuhi ulasan negatif, para pelaku akan menghubungi pemilik bisnis melalui aplikasi pesan pihak ketiga, seperti WhatsApp atau Telegram. Di sinilah ancaman dimulai. Mereka meminta bayaran dengan dalih agar ulasan negatif tersebut dihapus atau tidak diteruskan.

Ancaman itu sederhana tapi efektif: jika permintaan tidak dipenuhi, ulasan palsu akan tetap ada dan bahkan bisa bertambah. Akibatnya, reputasi bisnis bisa rusak dan peringkat di Google turun drastis.

Bagi banyak pelaku usaha, rating online bukan sekadar angka. Nilai bintang yang turun mendadak bisa mengikis kepercayaan pelanggan dan berimbas langsung pada pendapatan. Karena itulah, sebagian pemilik bisnis merasa terpojok — antara harus membayar atau menanggung kerugian akibat reputasi yang hancur.

Langkah Cepat Google Menangani Masalah Ini

Menanggapi masalah yang kian meluas ini, Google mengambil langkah tegas. Melalui Google Maps, perusahaan tersebut menegaskan kebijakan yang melarang segala bentuk keterlibatan palsu, pelecehan, pemerasan, dan konten berbahaya di platformnya.

Google juga secara aktif memantau dan menghapus konten yang melanggar aturan. Namun, kini Google melangkah lebih jauh dengan meluncurkan fitur pelaporan resmi khusus pemerasan bagi pemilik bisnis.

Fitur ini berupa formulir laporan merchant extortion, yang memungkinkan pelaku usaha melaporkan kasus pemerasan secara langsung dan cepat kepada pihak Google.

Dengan sistem ini, proses pelaporan jadi lebih mudah, dan tim Google dapat segera mengambil tindakan terhadap akun atau pihak yang mencoba memanipulasi sistem ulasan demi keuntungan finansial.

Langkah ini bukan hanya bentuk tanggapan terhadap tren kejahatan digital yang meningkat, tapi juga menunjukkan keseriusan Google dalam melindungi pelaku usaha dan konsumen dari praktik manipulatif di dunia online.

Tips Keamanan untuk Pemilik Bisnis

Pakar keamanan siber menegaskan, hal paling penting bagi pemilik bisnis adalah jangan pernah menanggapi atau membayar permintaan pelaku pemerasan. Membayar hanya akan membuat para scammer semakin berani melakukan aksi serupa pada target lain.

Sebagai gantinya, pemilik bisnis disarankan untuk:

  1. Segera melaporkan kejadian tersebut melalui formulir resmi pelaporan pemerasan merchant di Google.

  2. Simpan semua bukti percakapan atau upaya pemerasan, termasuk tangkapan layar, email, atau riwayat chat.

  3. Laporkan ke pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti secara hukum dan membantu Google memetakan pola penyalahgunaan yang terjadi.

Dengan menyimpan bukti-bukti tersebut, investigasi bisa berjalan lebih efektif dan membantu melacak pelaku yang menargetkan banyak bisnis sekaligus.

Upaya Melindungi Dunia Bisnis Digital

Kasus pemerasan lewat ulasan palsu ini menunjukkan bagaimana penjahat siber terus mencari celah di platform online untuk mencari keuntungan. Di sisi lain, langkah proaktif Google lewat fitur pelaporan ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan teknologi juga terus berinovasi dalam melindungi ekosistem digital.

Perang antara penyedia platform dan pelaku kejahatan siber memang belum berakhir, tapi fitur baru ini menjadi langkah positif ke arah yang lebih aman.

Bagi pelaku usaha, kesadaran dan kewaspadaan tetap jadi kunci utama. Jangan ragu memanfaatkan fitur pelaporan resmi dari Google, karena setiap tindakan kecil bisa membantu menciptakan lingkungan bisnis digital yang lebih bersih dan terpercaya.

Baca Juga : 10+ Mesin Pencarian Selain Google yang Wajib Kamu Coba

Ulasan online kini bukan sekadar bagian dari strategi pemasaran, tapi juga bisa menjadi sasaran kejahatan siber. Dengan adanya fitur pelaporan baru di Google Maps, pemilik bisnis kini punya alat tambahan untuk melindungi reputasi mereka.

Jadi, kalau kamu menemukan indikasi ulasan palsu atau bahkan ancaman pemerasan, segera manfaatkan fitur pelaporan ini — karena menjaga nama baik bisnis di dunia digital sama pentingnya dengan menjaga kualitas layanan di dunia nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *