Pernah merasa ribet kalau harus mengedit video panjang jadi potongan pendek untuk TikTok, Reels, atau YouTube Shorts? Nah, di situlah video clipping berperan. Video clipping adalah proses memotong video panjang menjadi cuplikan singkat yang lebih padat dan menarik.
Baca Juga : 10 Situs Mockup Gratis dengan Kualitas Premium (Tanpa Watermark!)
Konten singkat ini lebih mudah viral karena sesuai dengan gaya konsumsi digital zaman sekarang cepat, ringkas, dan to the point. Tapi masalahnya, kalau dilakukan manual, editing bisa bikin kepala pusing. Harus nonton ulang video berkali-kali, cari bagian penting, kasih subtitle, tambahin musik, lalu sesuaikan ukuran untuk platform. Capek dan makan waktu!
Untungnya, sekarang sudah ada AI untuk video clipping. Dengan sekali klik, AI bisa otomatis memilih momen terbaik, kasih subtitle, bahkan menambahkan musik biar hasilnya lebih profesional. Jadi, tanpa perlu jadi editor handal pun, kontenmu tetap bisa tampil keren.
Kenapa Harus Pakai AI untuk Video Clipping?
Ada beberapa alasan kenapa kamu harus coba AI untuk bikin video clipping:
- Hemat waktu & tenaga – AI bisa memotong video dalam hitungan menit.
- Konsistensi lebih terjaga – hasil potongan rapi, nggak asal-asalan.
- Gratis tapi powerful – banyak tools AI yang bisa dipakai tanpa biaya.
- Cocok untuk semua level – mau kamu pemula yang baru coba bikin konten, atau kreator yang sudah profesional, AI tetap bisa jadi partner editing terbaik.
Intinya, AI ini bikin proses editing lebih gampang, tanpa kehilangan sentuhan profesional.
AI untuk Membuat Video Clipping Gratis
1. 2short
Menariknya lagi, 2short.ai memang didesain khusus untuk para kreator yang fokus bikin konten pendek. Antarmukanya sederhana, jadi kamu nggak harus jago editing untuk bisa pakai. Tinggal upload link video YouTube atau file, biarkan AI bekerja, dan hasilnya langsung bisa dipakai.
Kelebihan | Kekurangan |
---|---|
AI bisa otomatis pilih momen terbaik dari video panjang | Versi gratis punya batasan durasi & jumlah export |
Subtitle otomatis cukup rapi dan akurat | Beberapa hasil clipping masih perlu edit manual biar lebih personal |
User interface simpel dan mudah dipahami pemula | Fitur lanjutan lebih banyak terkunci di paket berbayar |
Hemat waktu, cocok untuk bikin banyak konten pendek sekaligus | Hasil terkadang kurang konsisten di video dengan topik kompleks |
2. Opus Clip
Kalau kamu lagi cari AI yang bisa bantu bikin video pendek otomatis dari video panjang, maka Opus Clip (opus.pro) bisa jadi pilihan yang wajib dicoba. Tool ini pakai AI untuk mendeteksi momen paling menarik dari video kamu, lalu otomatis memotongnya jadi cuplikan siap pakai untuk TikTok, YouTube Shorts, atau Reels.
Kelebihan | Kekurangan |
---|---|
Auto highlight video dengan AI (cari momen paling menarik otomatis) | Paket gratis terbatas & ada watermark |
Subtitle otomatis rapi dan bisa dikustomisasi | Kadang highlight yang dipilih AI kurang sesuai ekspektasi |
Bisa langsung resize video untuk TikTok, Reels, Shorts | Proses render bisa agak lama untuk video panjang |
Antarmuka simpel & user-friendly, cocok pemula | Fitur lanjutan (branding, analitik) hanya ada di versi berbayar |
3. Wisecut
Tool ini dirancang untuk membantu kreator menghemat waktu saat mengedit video panjang. Jadi, kamu nggak perlu repot lagi memangkas bagian yang membosankan atau jeda yang terlalu lama, karena Wisecut bisa otomatis memotongnya.
Kelebihan | Kekurangan |
---|---|
Otomatis hapus jeda diam, jadi video lebih padat dan nggak membosankan | Musik bawaan terbatas dan kadang kurang sesuai mood video |
Fitur subtitle otomatis yang cukup akurat | Tampilan antarmuka (UI) bisa bikin bingung pengguna baru |
Bisa menambahkan musik background dengan cepat | Fitur lanjutan lebih banyak terkunci di versi berbayar |
Cocok untuk video panjang seperti podcast, webinar, atau kelas online | Butuh koneksi internet stabil untuk hasil render maksimal |
4. Pictory AI
Kalau kamu lagi cari AI yang bisa bantu bikin video clipping dari script, artikel, atau video panjang, Pictory AI layak banget dilirik. Salah satu fitur andalannya adalah kemampuan untuk auto transkrip video menjadi teks, lalu kamu bisa pilih bagian mana yang mau dijadikan cuplikan singkat.
Kelebihan | Kekurangan |
---|---|
Bisa bikin clipping dari script, artikel, atau video panjang | Transkrip kadang meleset kalau audio tidak jelas |
Auto transkrip video → jadi teks edit yang lebih cepat | Fitur canggih lebih banyak di versi berbayar |
Cocok untuk konten edukasi & promosi | Tampilan UI butuh sedikit adaptasi di awal |
Hasil potongan video rapi & mudah di-share | Render bisa agak lama jika video terlalu panjang |
5. Descript
Descript menawarkan cara baru dalam memotong video: cukup edit teks transkrip, maka video otomatis ikut terpotong. Jadi misalnya ada kata atau kalimat yang nggak relevan, tinggal hapus teksnya saja simpel banget, seperti mengedit dokumen Word. Fitur ini bikin proses clipping jauh lebih cepat, apalagi kalau kamu sering mengelola podcast, webinar, atau video panjang lainnya.
Kelebihan | Kekurangan |
---|---|
Edit berbasis teks → potong video lebih cepat & mudah | Butuh transkrip akurat, kadang error untuk bahasa campuran |
Ada Overdub, subtitle otomatis, screen recording, kolaborasi tim | Fitur premium banyak yang terkunci di versi berbayar |
UI modern, simpel, cocok untuk pemula maupun pro | Butuh koneksi internet stabil untuk performa optimal |
Support Windows & Mac, plus ada integrasi cloud | Versi free hanya cocok untuk kebutuhan dasar |
6. Kapwing AI
Kapwing termasuk salah satu tools yang paling ramah buat pemula. Platform ini berbasis web, jadi kamu nggak perlu install aplikasi berat. Tinggal buka browser, upload video, dan mulai edit. Fitur clipping videonya lumayan powerful karena bisa langsung memotong video, resize otomatis sesuai platform (TikTok, YouTube Shorts, Reels), plus ada subtitle otomatis berbasis AI.
Kelebihan | Kekurangan |
---|---|
Editing 100% online, tanpa install aplikasi | Render bisa lambat kalau internet lelet |
Fitur clipping simpel & user-friendly | Export gratis ada watermark |
Auto resize untuk TikTok, Reels, Shorts | Beberapa fitur canggih hanya di versi berbayar |
Subtitle otomatis dengan AI | Upload video besar butuh koneksi stabil |
Banyak template gratis siap pakai | Limitasi durasi video di paket free |
Perbandingan 5 AI Video Clipping Gratis
Nama AI | Fitur Unggulan | Kelebihan | Kekurangan |
---|---|---|---|
2short | Auto highlight & subtitle | Praktis, hasil rapi | Tanpa Watermark |
Opus Clip | Auto highlight & subtitle | Praktis, hasil rapi | Watermark di paket free |
Wisecut | Hapus jeda diam, musik otomatis | Hemat waktu, cocok video panjang | Musik bawaan terbatas |
Pictory AI | Clipping dari script & artikel | Bagus untuk video edukasi | Transkrip kadang meleset |
Descript | Editing berbasis teks, overdub suara | Powerful & fleksibel | Fitur pro berbayar |
Kapwing AI | Editing online + auto resize | Mudah dipakai, banyak template | Render lambat |
Rekomendasi:
- Pemula, coba Kapwing AI atau Opus Clip karena simpel dan mudah dipelajari.
- Profesional, Descript dan Pictory AI bisa jadi pilihan karena fiturnya lebih lengkap.
Tips Maksimalkan Hasil Video Clipping dengan AI
Biar hasil editing kamu makin oke, jangan hanya bergantung 100% ke AI. Coba beberapa tips berikut:
- Gunakan footage berkualitas tinggi – AI cuma bisa bekerja dengan bahan yang bagus.
- Edit ulang hasil AI – tambahkan gaya personal kamu supaya nggak terasa generik.
- Optimasi sesuai platform – TikTok butuh format portrait, YouTube Shorts juga, sementara Reels bisa fleksibel.
- Tambah sentuhan kreatif – musik, stiker, atau efek kecil bisa bikin video lebih engaging.
Baca Juga : Meta Resmi Bekerja Sama dengan Midjourney, Teknologi AI Akan Masuk ke Era Baru
Kesimpulan
Mengedit video bukan lagi hal yang bikin ribet. Dengan bantuan AI untuk membuat video clipping gratis, siapa pun bisa menghasilkan konten yang rapi, cepat, dan tetap profesional.
Lima tools yang sudah kita bahas Opus Clip, Wisecut, Pictory AI, Descript, dan Kapwing AI sudah cukup untuk memenuhi hampir semua kebutuhan editing gratis. Tinggal pilih yang sesuai dengan gaya konten kamu, lalu biarkan AI jadi asisten editor pribadi.