Meta terus mencari cara baru untuk meningkatkan pengalaman belanja di platform mereka, seperti Facebook dan Instagram. Kali ini, perusahaan teknologi tersebut mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengguna mendapatkan informasi produk dengan lebih cepat, sekaligus mendorong peningkatan penjualan.
Baca Juga : Meta Uji Coba Langganan Premium di Instagram, Facebook, dan WhatsApp
Dalam ajang Shoptalk 2026 yang digelar pekan ini, Meta mengumumkan rencana uji coba fitur baru. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat informasi produk yang lebih lengkap, termasuk ringkasan ulasan dari pengguna lain, setelah mereka mengklik iklan atau mengunjungi website melalui Facebook maupun Instagram.
Menariknya, konsep ini mirip dengan yang sudah lebih dulu diterapkan oleh Amazon sejak 2023. Amazon menggunakan teknologi AI generatif untuk merangkum ratusan ulasan produk menjadi satu paragraf singkat, sehingga pengguna tidak perlu membaca review satu per satu.

Nah, Meta juga akan mengadopsi pendekatan serupa. Melalui tampilan pop-up baru, AI akan menyajikan rangkuman “apa kata orang” tentang suatu produk. Biasanya, informasi ini ditampilkan dalam bentuk deskripsi singkat yang diikuti poin-poin penting, sehingga lebih mudah dipahami.
Bukan hanya itu, fitur ini juga akan menampilkan informasi tambahan lainnya. Mulai dari detail brand, rekomendasi produk serupa, hingga potensi diskon atau promo yang sedang berlangsung. Bahkan, pada halaman produk tertentu, pengguna juga akan menemukan tombol untuk langsung menambahkan barang ke keranjang belanja.
Setelah itu, Meta juga menghadirkan alur checkout terbaru yang lebih praktis. Fitur ini dikembangkan bersama mitra pembayaran seperti Stripe dan PayPal, sehingga pengguna bisa menyelesaikan transaksi hanya dengan satu kali tap. Ke depannya, Meta juga berencana menambahkan integrasi dengan Ayden dan Shopify untuk memperluas opsi pembayaran.

Menariknya, pengiklan tetap memiliki kontrol penuh dalam memilih mitra checkout yang digunakan. Jadi, ketika pengguna menekan tombol “Buy Now”, proses pembelian hingga penyelesaian pesanan tetap bisa dilakukan tanpa harus keluar dari aplikasi Meta.
Selain pembaruan di sisi checkout, Meta juga melakukan peningkatan pada fitur penemuan produk (product discovery). Salah satunya adalah memperluas opsi afiliasi untuk para kreator di Facebook, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat dengan TikTok.
Beberapa platform besar kini sudah ikut bergabung sebagai mitra afiliasi, seperti Amazon, eBay, dan Temu di Amerika Serikat, Mercado Libre di Amerika Latin, serta Shopee di kawasan Asia.
Tak hanya di Facebook, Instagram juga akan ikut merasakan pembaruan ini dalam waktu dekat. Meta berencana menguji program afiliasi dengan mitra seperti Amazon (AS) dan Shopee (Asia). Nantinya, mitra akan menentukan produk yang ingin ditampilkan serta besaran komisi yang bisa didapatkan kreator dari setiap penjualan.
Baca Juga : Facebook Marketplace Kini Gunakan Meta AI untuk Balas Pesan Pembeli
Sebagai tambahan, kreator Instagram Reels juga akan mendapatkan akses ke katalog produk dari berbagai bisnis di 22 negara. Hal ini diharapkan bisa membantu mereka menemukan produk yang relevan untuk ditampilkan dalam konten video.
Dengan berbagai inovasi ini, Meta tampaknya ingin menjadikan platform mereka bukan sekadar media sosial, tetapi juga pusat belanja digital yang lebih praktis, cepat, dan terintegrasi.


