Microsoft kembali merilis pembaruan keamanan bulanan pada 10 Februari 2026 lewat update KB5077181 untuk Windows 11 versi 24H2 (build 26200.7840) dan 25H2 (build 26100.7840). Seperti biasa, update ini membawa berbagai perbaikan penting. Namun, hanya beberapa hari setelah dirilis, muncul laporan dari pengguna yang mengalami masalah serius: perangkat masuk ke restart loop tanpa henti.
Baca Juga : 3 Cara Mengatasi Gpedit Tidak Bisa Dibuka Windows 11
Beberapa pengguna bahkan menyebutkan perangkat mereka restart lebih dari 15 kali dan tidak pernah berhasil masuk ke desktop. Tentu saja, kondisi ini bikin panik, apalagi jika perangkat digunakan untuk kerja atau aktivitas penting lainnya.
Update Penting dengan Banyak Perbaikan Keamanan
Secara fungsi, KB5077181 sebenarnya adalah update kumulatif yang membawa perbaikan keamanan krusial, termasuk peningkatan kualitas dari pembaruan sebelumnya seperti KB5074109.
Dalam rilis kali ini, Microsoft memperbaiki 58 celah keamanan di berbagai komponen Windows. Yang cukup mengkhawatirkan, enam di antaranya merupakan zero-day yang sudah dieksploitasi secara aktif di dunia nyata, sebagaimana tercatat dalam katalog Known Exploited Vulnerabilities milik CISA.
Beberapa patch utama yang disertakan antara lain:
| CVE ID | Deskripsi |
|---|---|
| CVE-2026-21510 | Bypass fitur keamanan Windows Shell yang memungkinkan pengelakan SmartScreen lewat tautan berbahaya |
| CVE-2026-21519 | Celah eskalasi hak akses di Desktop Window Manager hingga level SYSTEM |
| CVE-2026-21533 | Eskalasi hak akses pada Windows Remote Desktop Services (zero-day yang telah dieksploitasi) |
| CVE-2026-20841 | Eksekusi kode jarak jauh di Notepad melalui file Markdown berbahaya |
Tak hanya itu, update ini juga menghadirkan sertifikat Secure Boot baru untuk mengantisipasi kedaluwarsa sertifikat tahun 2011 yang akan berakhir pada Juni 2026. Tujuannya jelas: menjaga integritas proses booting. Ada juga perbaikan terkait pengecekan kelayakan gaming dan peningkatan konektivitas Wi-Fi WPA3.
Menariknya, hingga 15 Februari, Microsoft belum mencantumkan adanya masalah yang diketahui (known issues) pada halaman rilis resmi maupun health dashboard mereka.
Masalah Restart Loop dan Error yang Muncul
Meski membawa banyak manfaat keamanan, sejumlah pengguna justru mengalami kegagalan booting setelah update terpasang. Sistem tidak bisa masuk ke desktop dan terus melakukan restart otomatis.
Beberapa error yang dilaporkan antara lain:
-
Pesan kesalahan pada System Event Notification Service (SENS) seperti “a specified procedure could not be found” saat login
-
DHCP gagal berfungsi meskipun koneksi internet aktif
-
Error instalasi seperti 0x800f0983 dan 0x800f0991
Kasus-kasus ini banyak dibahas di forum komunitas seperti Reddit, Microsoft Answers, dan ElevenForum. Sebagian pengguna berhasil mendapatkan akses sementara untuk melakukan perbaikan, namun banyak juga yang benar-benar terkunci di boot loop.
Cara Mengatasi Jika Terkena Dampak
Jika perangkat kamu terdampak, langkah pertama yang disarankan adalah menghapus update KB5077181 sesegera mungkin.
Jika Masih Bisa Masuk Desktop:
-
Buka Control Panel
-
Pilih Programs and Features
-
Klik View installed updates
-
Cari dan pilih KB5077181
-
Klik Uninstall, lalu restart perangkat
-
Setelah itu, pause Windows Update agar tidak terinstal ulang
Jika Terjebak Boot Loop:
Masuk ke Windows Recovery Environment dengan menghentikan proses boot tiga kali berturut-turut atau menggunakan media instalasi Windows.
Kemudian pilih:
-
Troubleshoot
-
Advanced options
-
Command Prompt
Lalu jalankan perintah berikut:
wusa /uninstall /kb:5077181 /quiet /norestart
Jika diperlukan, jalankan juga:
sfc /scannow
untuk memperbaiki file sistem yang rusak.
Untuk lingkungan enterprise, sebaiknya deployment dilakukan melalui WSUS dengan pengujian terlebih dahulu serta pemantauan release health secara berkala.
Baca Juga : Cara Agar Laptop Tidak Mati Saat Ditutup Windows 11
Tetap Waspada Saat Patch Tuesday
Di sisi lain, beberapa pengguna melaporkan perbaikan positif seperti hilangnya masalah black screen pada GPU Nvidia dan meningkatnya stabilitas explorer.exe. Namun, insiden ini kembali mengingatkan bahwa update Patch Tuesday tetap memiliki risiko, terutama pada sistem non-esensial atau perangkat dengan konfigurasi tertentu.
Hingga saat ini, Microsoft belum memberikan pengakuan resmi terkait masalah restart loop tersebut. Jadi, jika perangkat kamu tidak dalam kondisi mendesak untuk update, mungkin ada baiknya menunggu klarifikasi atau patch lanjutan sebelum melakukan instalasi.
Selalu pastikan backup data penting sebelum memperbarui sistem. Lebih aman sedikit menunda daripada harus menghadapi perangkat yang tidak bisa digunakan sama sekali.
