Google kembali menghadirkan pembaruan menarik untuk salah satu layanan andalannya, Google Maps. Kali ini, perusahaan teknologi raksasa tersebut secara resmi mengumumkan bahwa pengguna Google Maps kini bisa mengakses Gemini secara hands-free saat berjalan kaki maupun bersepeda. Pengumuman ini disampaikan Google pada hari Kamis dan langsung menarik perhatian banyak pengguna.
Baca Juga : Rahasia Melacak Lokasi Hp Lewat Email Secara Real Time!
Pembaruan ini sebenarnya melanjutkan langkah Google sebelumnya, ketika beberapa bulan lalu Google Maps lebih dulu menghadirkan pengalaman berkendara hands-free berbasis Gemini. Bedanya, kini fitur serupa diperluas ke aktivitas berjalan dan bersepeda, yang tentu jauh lebih dinamis dan menuntut fokus lebih tinggi.
Google Maps Makin Interaktif dan Kontekstual
Melalui integrasi Gemini ini, Google semakin serius menghadirkan AI ke dalam aktivitas sehari-hari penggunanya. Google Maps yang sebelumnya identik dengan petunjuk arah statis, kini mulai bertransformasi menjadi navigasi real-time yang interaktif dan berbasis percakapan.
Saat kamu sedang berjalan kaki menggunakan Google Maps, kamu bisa langsung bertanya ke Gemini tanpa perlu berhenti atau mengetik. Beberapa contoh pertanyaan yang bisa diajukan antara lain seperti, “Ceritakan lebih banyak tentang lingkungan tempat saya berada”, “Apa saja tempat wisata yang wajib dikunjungi di sekitar sini?”, atau “Apakah ada kafe di sepanjang rute saya yang punya kamar mandi?”.
Semua pertanyaan tersebut bisa dijawab langsung oleh Gemini sambil navigasi tetap berjalan. Jadi, pengalaman menjelajah kota terasa lebih praktis dan informatif.
Solusi untuk Navigasi Tanpa Ribet
Google menyadari bahwa berjalan sambil mengetik di ponsel bukanlah hal yang ideal. Selain tidak praktis, aktivitas tersebut juga berpotensi membahayakan, terutama di area ramai. Karena itulah, Google menghadirkan fitur ini agar pengguna tetap bisa mendapatkan informasi tanpa harus menghentikan langkah atau keluar dari layar navigasi.
Konsepnya sederhana: cukup bicara, Gemini akan menjawab. Dengan begitu, pengguna bisa tetap fokus pada perjalanan tanpa terganggu oleh layar ponsel.
Bersepeda Jadi Lebih Aman dengan Bantuan Gemini
Tak hanya untuk pejalan kaki, fitur ini juga sangat berguna bagi pengguna sepeda. Saat bersepeda, fokus ke jalan adalah hal utama. Google memahami hal tersebut dan memastikan Gemini bisa diakses tanpa mengganggu konsentrasi.
Pengguna sepeda dapat mengajukan pertanyaan seperti “Berapa perkiraan waktu sampai tujuan?” atau “Kapan jadwal meeting saya berikutnya?”. Bahkan, Gemini juga bisa membantu mengirim pesan. Misalnya, kamu bisa mengatakan, “Kirim pesan ke Emily, saya terlambat 10 menit”, tanpa harus melepas tangan dari setang sepeda.
Fitur ini jelas dirancang untuk menjaga keselamatan sekaligus meningkatkan produktivitas pengguna.
Percakapan Berkelanjutan dalam Satu Rute
Salah satu keunggulan integrasi Gemini di Google Maps adalah kemampuannya untuk menangani beberapa pertanyaan dalam satu percakapan. Artinya, pengguna tidak perlu mengulang konteks setiap kali bertanya.
Sebagai contoh, kamu bisa bertanya, “Apakah ada restoran murah dengan menu vegan di sepanjang rute saya, jaraknya sekitar beberapa kilometer?”, lalu melanjutkan dengan pertanyaan lain seperti, “Bagaimana kondisi parkir di sana?”. Gemini akan memahami konteks pertanyaan sebelumnya dan memberikan jawaban yang relevan.
Hal ini membuat pengalaman navigasi terasa jauh lebih natural, seolah-olah sedang berbincang dengan asisten pribadi.
Sudah Tersedia Global, Bertahap di Android
Untuk saat ini, fitur akses Gemini saat berjalan dan bersepeda sudah tersedia secara global di perangkat iOS, selama Gemini tersedia di wilayah tersebut. Sementara itu, untuk pengguna Android, Google menyebutkan bahwa fitur ini sedang digulirkan secara bertahap.
Dengan pola rilis seperti ini, pengguna Android hanya perlu sedikit bersabar hingga fitur tersebut tersedia sepenuhnya.
Google Maps Diperkaya dengan Fitur Baru Lainnya
Pengumuman ini juga datang di tengah serangkaian pembaruan besar yang dilakukan Google pada Google Maps. Salah satu fitur menarik lainnya adalah bagian “know before you go” berbasis Gemini. Fitur ini menampilkan berbagai informasi penting tentang tempat yang ingin dikunjungi pengguna.
Misalnya, Gemini bisa memberikan tips cara terbaik melakukan reservasi, membocorkan menu rahasia, menyarankan lokasi parkir terbaik, hingga informasi penting lainnya yang sering terlewat.
Selain itu, Google Maps juga menghadirkan Explore tab yang diperbarui, sehingga pengguna bisa lebih cepat menemukan tempat populer dan sedang tren di sekitar mereka. Tak ketinggalan, ada pula fitur prediksi ketersediaan charger kendaraan listrik (EV), yang memungkinkan pengguna mengetahui perkiraan jumlah charger yang tersedia saat mereka tiba di lokasi tujuan.
Baca Juga : Google Maps Hadirkan Fitur Baru untuk Laporkan Ulasan Negatif
Sejalan dengan Strategi AI Google
Menariknya, pengumuman ini datang hanya sehari setelah Google memperbarui Chrome dengan integrasi Gemini yang lebih dalam. Chrome kini dibekali fitur agentic untuk menjalankan tugas secara otomatis, termasuk sidebar Gemini permanen dan fitur auto-browse yang memungkinkan browser menjelajahi situs web atas nama pengguna.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Google dalam bersaing dengan browser berbasis AI dari perusahaan lain seperti OpenAI, Perplexity, Opera, hingga The Browser Company.
Dengan semakin luasnya integrasi Gemini di berbagai produk, Google tampaknya ingin menjadikan AI sebagai bagian tak terpisahkan dari aktivitas digital sehari-hari, termasuk saat kita berjalan kaki atau bersepeda menggunakan Google Maps.


