Adobe kembali menunjukkan keseriusannya di dunia kecerdasan buatan (AI). Kali ini, perusahaan tersebut menghadirkan pembaruan besar untuk aplikasi AI video-generation miliknya, Adobe Firefly. Lewat update terbaru ini, Firefly kini mendukung pengeditan video berbasis prompt teks secara lebih presisi, sekaligus menambahkan dukungan untuk berbagai model AI pihak ketiga yang fokus pada pembuatan gambar dan video.
Baca Juga : Rahasia Memisahkan Vokal dan Musik dalam Hitungan Detik!
Langkah ini menjadi angin segar bagi kreator konten, editor video, hingga profesional industri kreatif yang menginginkan proses editing lebih cepat, fleksibel, dan intuitif tanpa harus mengulang semuanya dari awal.
Edit Video Lebih Fleksibel Tanpa Harus Ulang dari Nol
Sebelum pembaruan ini hadir, Firefly hanya mendukung prompt-based generation. Artinya, jika ada bagian video yang terasa kurang pas—entah warna, sudut kamera, atau detail tertentu—pengguna harus membuat ulang seluruh klip dari awal. Tentunya ini cukup memakan waktu, apalagi untuk proyek video berdurasi panjang.
Kini, Adobe menghadirkan video editor baru di Firefly yang memungkinkan pengguna melakukan pengeditan secara spesifik hanya dengan perintah teks. Pengguna bisa menyesuaikan elemen visual, warna, hingga sudut kamera tanpa harus mengulang keseluruhan proses pembuatan video.
Tak hanya itu, Adobe juga menambahkan tampilan timeline baru. Lewat fitur ini, pengguna bisa dengan mudah mengatur frame, audio, serta karakteristik lain dari video yang sedang dikerjakan. Alur kerja pun terasa lebih mirip software editing profesional, namun dengan sentuhan AI yang lebih cerdas.
Dari Beta hingga Resmi Dirilis untuk Semua Pengguna
Sebenarnya, Adobe pertama kali memperkenalkan editor video terbaru ini pada Oktober lalu melalui program private beta. Setelah mendapatkan respons positif, kini fitur tersebut resmi diluncurkan dan tersedia untuk seluruh pengguna Firefly.
Artinya, siapa pun kini bisa menikmati kemudahan mengedit video berbasis AI tanpa perlu akses khusus atau undangan terbatas.
Perintah Teks yang Lebih Presisi Berkat Model Runway Aleph
Dalam pembaruan ini, Adobe juga mengandalkan model Aleph dari Runway. Dengan model tersebut, pengguna bisa memberikan instruksi yang sangat spesifik melalui teks. Contohnya seperti:
-
“Ubah langit menjadi mendung dan turunkan kontras”
-
“Perbesar sedikit fokus ke subjek utama”
Perintah sederhana ini memungkinkan Firefly menyesuaikan video sesuai kebutuhan, tanpa harus melakukan pengaturan manual yang rumit. Pendekatan ini jelas membuat proses editing jadi lebih cepat dan efisien, terutama bagi kreator yang ingin fokus pada konsep, bukan teknis.
Replikasi Gerakan Kamera dengan Firefly Video Model
Tak berhenti di situ, Adobe juga memperkuat Firefly Video Model miliknya. Kini, pengguna bisa mengunggah satu frame awal serta video referensi yang menunjukkan gerakan kamera tertentu. Selanjutnya, Firefly akan mereplikasi sudut dan pergerakan kamera tersebut ke dalam video yang sedang diedit.
Fitur ini sangat berguna bagi editor video yang ingin menjaga konsistensi gaya visual, atau meniru gerakan kamera tertentu tanpa harus mengatur semuanya secara manual.
Dukungan Upscaling dan Model Gambar Baru
Adobe juga menambahkan dukungan untuk Topaz Labs Astra, sebuah model AI yang memungkinkan pengguna melakukan upscale video hingga resolusi 1080p atau bahkan 4K. Fitur ini sangat membantu ketika harus meningkatkan kualitas video lama atau hasil render AI agar siap digunakan untuk platform modern.
Selain itu, model generasi gambar FLUX.2 dari Black Forest Labs juga akan segera hadir di Firefly. Tak ketinggalan, Adobe turut memperkenalkan fitur collaborative boards yang memudahkan kolaborasi antar pengguna dalam satu proyek kreatif.
Menurut Adobe, model FLUX.2 akan langsung tersedia di Firefly lintas platform. Sementara itu, pengguna Adobe Express dijadwalkan bisa mengakses FLUX.2 mulai Januari mendatang.
Strategi Adobe Menghadapi Persaingan AI
Dengan semakin banyaknya kompetitor yang merilis model AI untuk pembuatan gambar dan video, Adobe jelas tidak ingin tertinggal. Berbagai pembaruan ini dirancang untuk mendorong pengguna agar lebih aktif dan betah menggunakan ekosistem Firefly.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Adobe juga mengumumkan promo menarik. Pelanggan paket Firefly Pro, Firefly Premium, serta paket 7.000 kredit dan 50.000 kredit akan mendapatkan akses generasi tanpa batas untuk seluruh model gambar dan Adobe Firefly Video Model hingga 15 Januari.
Baca Juga : 8+ Website Hapus Background Foto Gak Pake Ribet!
Firefly Terus Berkembang Sepanjang Tahun
Sepanjang tahun ini, Adobe memang cukup agresif mengembangkan Firefly. Mulai dari peluncuran sistem berlangganan pada Februari yang menawarkan berbagai level akses generasi gambar dan video, hingga kehadiran aplikasi web Firefly serta aplikasi mobile di paruh akhir tahun.
Tak hanya itu, Adobe juga terus menambahkan dukungan untuk berbagai model AI pihak ketiga di dalam Firefly, menjadikannya sebagai platform AI kreatif yang semakin lengkap dan fleksibel.
Dengan semua pembaruan ini, Adobe Firefly tampak semakin matang sebagai solusi AI untuk kebutuhan visual modern—baik untuk kreator individu maupun profesional industri kreatif.


