ChatGPT Bakal Dihujani Iklan Bertarget, Begini Cara Kerjanya

ChatGPT Bakal Dihujani Iklan Bertarget, Begini Cara KerjanyaBelakangan ini, topik soal bagaimana OpenAI menghasilkan uang terus jadi bahan perbincangan, baik di kalangan pelaku teknologi maupun pengguna umum. Wajar saja, perusahaan di balik ChatGPT ini sekarang sudah memiliki valuasi fantastis, mencapai US$500 miliar. Dengan angka sebesar itu, publik tentu penasaran: dari mana sebenarnya sumber pemasukan OpenAI ke depannya?

Baca Juga : Bagaimana ChatGPT Bisa Bypass CAPTCHA dan Mengancam Keamanan Data?

Jawabannya kini mulai terlihat jelas. Salah satu cara paling masuk akal, dan sudah terbukti efektif di dunia digital, adalah iklan. Dan benar saja, OpenAI resmi mengumumkan bahwa dalam waktu dekat, iklan bertarget akan mulai muncul di ChatGPT untuk sebagian pengguna.

Uji Coba Iklan Dimulai di Amerika Serikat

Melalui sebuah postingan blog yang dirilis pada hari Jumat, OpenAI mengungkapkan bahwa mereka akan mulai menguji penayangan iklan di Amerika Serikat. Uji coba ini menyasar pengguna ChatGPT versi gratis dan juga ChatGPT Go.

Sebagai informasi, ChatGPT Go merupakan paket berlangganan baru dengan biaya sekitar US$8 per bulan, yang baru saja diluncurkan secara global. Paket ini berada di antara versi gratis dan paket berbayar yang lebih mahal.

Sementara itu, pengguna di level berlangganan yang lebih tinggi seperti Plus, Pro, Business, dan Enterprise dipastikan tidak akan melihat iklan untuk sementara waktu. Artinya, OpenAI masih mempertahankan pengalaman bebas iklan bagi pengguna premium.

Alasan OpenAI Memasang Iklan

OpenAI menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai cara untuk menjaga akses gratis tetap tersedia bagi banyak orang. Di sisi lain, iklan juga menjadi sumber pemasukan dari pengguna yang belum siap atau belum ingin berkomitmen ke paket berlangganan berbayar.

Dengan kata lain, OpenAI mencoba mencari titik tengah:

  • Pengguna gratis tetap bisa memakai ChatGPT

  • Perusahaan tetap punya sumber pendapatan yang berkelanjutan

Strategi seperti ini sebenarnya sudah umum diterapkan oleh banyak layanan digital, mulai dari media online hingga aplikasi mobile.

Di Mana Iklan Akan Muncul?

Buat kamu yang penasaran, iklan di ChatGPT tidak akan muncul di tengah jawaban atau mengganggu alur percakapan. OpenAI menyebutkan bahwa iklan akan ditampilkan di bagian bawah percakapan pengguna.

Menariknya lagi, iklan ini bersifat bertarget, artinya akan disesuaikan dengan topik pembicaraan yang sedang berlangsung. Misalnya, jika kamu sedang berdiskusi soal gadget atau software, iklan yang muncul kemungkinan masih relevan dengan topik tersebut.

Pengguna Tetap Diberi Kontrol

Pengguna ChatGPT Tetap Diberi Kontrol

Meski menghadirkan iklan, OpenAI menegaskan bahwa pengguna tetap punya kendali. Beberapa fitur kontrol yang disediakan antara lain:

  • Menutup atau mengabaikan iklan

  • Melihat alasan kenapa iklan tertentu ditampilkan

  • Mematikan personalisasi iklan, yang otomatis membuat iklan tidak lagi bertarget

Selain itu, OpenAI juga menegaskan komitmennya untuk tidak menayangkan iklan kepada pengguna yang diyakini berusia di bawah 18 tahun. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna muda.

Jawaban ChatGPT Tetap Independen

Salah satu kekhawatiran terbesar pengguna adalah apakah iklan akan memengaruhi jawaban ChatGPT. Menjawab hal ini, OpenAI menegaskan bahwa ChatGPT akan tetap menjaga apa yang mereka sebut sebagai “answer independence”.

Artinya, meskipun iklan hadir di platform, jawaban yang diberikan ChatGPT tidak akan dipengaruhi oleh pengiklan. Chatbot ini tetap akan memberikan respons berdasarkan sistem dan model AI yang ada, bukan karena sponsor tertentu.

Tak hanya itu, OpenAI juga berjanji tidak akan menjual data pengguna kepada pengiklan, sebuah poin penting di tengah meningkatnya kekhawatiran soal privasi digital.

Strategi Dua Arah yang Menguntungkan

Jika dilihat dari sisi bisnis, strategi iklan ini bisa memberi keuntungan ganda bagi OpenAI.
Pertama, dari pengguna gratis dan Go, OpenAI berpotensi meraup pendapatan iklan yang cukup besar. Mengingat jumlah pengguna ChatGPT yang sangat masif, potensi ini jelas tidak bisa dianggap kecil.

Kedua, kehadiran iklan bisa mendorong sebagian pengguna untuk naik ke paket berlangganan yang lebih mahal. Bagi pengguna yang merasa terganggu dengan iklan, berlangganan Plus atau Pro bisa jadi solusi yang masuk akal.

Klaim Demi Kepentingan Umat Manusia

Menariknya, OpenAI juga menekankan bahwa langkah ini bukan semata-mata soal uang. Dalam postingan blog yang sama, perusahaan menyatakan bahwa upaya menghadirkan iklan tetap sejalan dengan misi mereka, yaitu memastikan bahwa Artificial General Intelligence (AGI) memberi manfaat bagi seluruh umat manusia.

Dengan kata lain, OpenAI ingin memastikan bahwa keberlanjutan bisnis mereka justru mendukung tujuan jangka panjang: membuat teknologi AI tetap bisa diakses secara luas, aman, dan bertanggung jawab.

Baca Juga : Kini ChatGPT Punya Fitur Group Chats! Fungsi dan Cara Pakainya

Dengan masuknya iklan ke ChatGPT, kita sedang menyaksikan fase baru dalam evolusi layanan AI populer ini. Tinggal menunggu waktu untuk melihat bagaimana respons pengguna, dan apakah model ini akan benar-benar diterapkan secara global dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *