Instagram kembali menyiapkan fitur baru yang cukup menarik dan sudah lama dinantikan sebagian pengguna. Kali ini, platform media sosial milik Meta tersebut sedang mengembangkan fitur yang memungkinkan pengguna keluar dari daftar Close Friends milik orang lain. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Meta kepada TechCrunch pada Jumat lalu.
Baca Juga : 3 Cara Lihat Peta di Instagram dan Menonaktifkan Lokasi Kita
Meski begitu, Instagram menegaskan bahwa fitur ini masih berada pada tahap awal pengembangan dan belum diuji secara publik. Artinya, pengguna saat ini belum bisa mencoba fitur tersebut secara langsung di aplikasi Instagram.
Apa Itu Fitur Close Friends di Instagram?
Sebagai informasi, fitur Close Friends di Instagram memungkinkan pengguna membagikan konten seperti Stories, Reels, dan postingan tertentu hanya kepada orang-orang pilihan. Jadi, tidak semua followers bisa melihat konten tersebut.
Fitur ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2018 dan sejak saat itu cukup populer, terutama bagi pengguna yang ingin berbagi momen secara lebih privat. Namun, sejak awal peluncurannya, ada satu keterbatasan yang cukup mengganjal:
pengguna tidak bisa menghapus dirinya sendiri dari daftar Close Friends orang lain.
Jika seseorang memasukkan kita ke dalam Close Friends mereka, satu-satunya pilihan hanyalah tetap berada di daftar tersebut atau memutuskan untuk mute kontennya. Nah, di sinilah fitur baru ini menjadi relevan.
Bocoran Fitur Ditemukan oleh Reverse Engineer
Keberadaan fitur ini pertama kali terungkap berkat Alessandro Paluzzi, seorang reverse engineer yang dikenal sering menemukan fitur-fitur Instagram yang belum dirilis ke publik. Paluzzi memang spesialis dalam membongkar prototype internal aplikasi yang masih dalam tahap pengembangan.
Dari tangkapan layar yang ia bagikan, terlihat bahwa Instagram akan memberikan peringatan khusus kepada pengguna sebelum mereka keluar dari daftar Close Friends seseorang.
Apa Konsekuensinya Jika Keluar dari Close Friends?
Menurut informasi yang dibagikan Paluzzi, Instagram akan menampilkan notifikasi yang menjelaskan bahwa:
Jika pengguna memilih keluar dari daftar Close Friends seseorang, maka mereka tidak akan bisa lagi melihat konten Close Friends dari akun tersebut, kecuali jika pemilik akun menambahkan mereka kembali secara manual.
Dengan kata lain, keputusan ini bersifat dua arah dan cukup final. Jadi, pengguna perlu mempertimbangkannya dengan matang sebelum memilih keluar.
Solusi untuk Situasi yang Tidak Nyaman
Tidak bisa dimungkiri, fitur ini berpotensi menimbulkan rasa tidak enak bagi sebagian orang. Ada kemungkinan seseorang merasa tersinggung jika mengetahui orang lain memilih keluar dari daftar Close Friends mereka.
Namun di sisi lain, fitur ini justru bisa menjadi solusi yang sangat membantu bagi pengguna yang merasa kurang nyaman berada di daftar Close Friends tertentu. Entah karena sudah tidak dekat, alasan privasi, atau sekadar ingin menjaga batasan digital.
Dengan adanya fitur ini, pengguna punya kontrol lebih besar atas konten apa saja yang ingin mereka lihat di Instagram.
Snapchat Sudah Lebih Dulu Punya Fitur Serupa
Menariknya, Instagram sebenarnya tidak sendirian dalam hal ini. Salah satu pesaing utamanya, Snapchat, sudah lebih dulu menghadirkan fitur serupa. Di Snapchat, pengguna bisa menghapus diri sendiri dari Private Story milik orang lain tanpa harus melakukan langkah ekstrem seperti memblokir akun tersebut.
Langkah Instagram ini bisa dibilang sebagai upaya untuk mengejar ketertinggalan sekaligus memberikan pengalaman pengguna yang lebih fleksibel.
Kapan Fitur Ini Akan Dirilis?
Seperti kebanyakan prototype internal lainnya, hingga saat ini belum ada kepastian kapan fitur keluar dari Close Friends ini akan dirilis secara resmi, atau apakah nantinya benar-benar akan diluncurkan ke publik.
Instagram sendiri dikenal sering menguji banyak fitur, tetapi tidak semuanya berakhir dirilis secara global.
Bukan Cuma Close Friends, Instagram Siapkan Fitur Berlangganan
Selain pembaruan terkait Close Friends, Instagram juga dikabarkan sedang mengembangkan fitur berlangganan (subscription). Meta sebelumnya menyampaikan bahwa mereka berencana menguji layanan berbayar yang memberikan akses ke fitur eksklusif di Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
Meski belum dijelaskan secara detail, Paluzzi kembali membagikan bocoran bahwa langganan premium di Instagram nantinya memungkinkan pengguna untuk:
-
Membuat daftar audiens tanpa batas
-
Melihat followers yang tidak mengikuti balik
-
Menonton Stories secara anonim tanpa diketahui pemilik akun
Kontrol Lebih, Akses Tetap Gratis
Meta menegaskan bahwa tujuan utama dari sistem langganan ini adalah memberikan fitur tambahan dan kontrol lebih luas bagi pengguna, tanpa menghilangkan pengalaman utama yang tetap bisa dinikmati secara gratis.
Menariknya, Meta juga tidak terpaku pada satu konsep saja. Mereka berencana menguji berbagai paket dan kombinasi fitur, dengan setiap aplikasi menawarkan set fitur eksklusif yang berbeda.
Baca Juga : Meta Uji Coba Langganan Premium di Instagram, Facebook, dan WhatsApp
Kesimpulan
Fitur keluar dari daftar Close Friends bisa menjadi langkah kecil, tapi berdampak besar bagi kenyamanan pengguna Instagram. Ditambah dengan rencana langganan premium, terlihat jelas bahwa Instagram sedang bergerak ke arah kontrol privasi dan personalisasi yang lebih dalam.
Kini tinggal menunggu waktu, apakah fitur-fitur ini benar-benar akan hadir dan bagaimana respons pengguna saat resmi diluncurkan.


